Langgam.id – Enam jenazah korban bencana banjir bandang di Salareh Aia, Kabupaten Agam, yang belum teridentifikasi oleh Tim DVI dimakamkan di Tempat Pemakaman (TPU) Sungai Jariang, Kampuang Baru, Kecamatan Lubuk Basung, Rabu (7/1/2026).
Sebelum dimakamkan, keenam jenazah korban disalatkan di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung. Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanto memimpin langsung pelaksanaan salat jenazah tersebut.
Salat jenazah ini juga diikuti oleh Bupati Agam, Benni Warlis, Ketua DPRD Agam, Ilham, jajaran kepala OPD Pemkab Agam, personel TNI-Polri dan masyarakat.
Usai pelaksanaan salat jenazah, Bupati Agam, Benni Warlis menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Benni dalam keterangannya.
Usai salat, keenam jenazah tersebut dibawa menuju TPU Sungai Jariang secara beriringan dengan menggunakan ambulans.
Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Agam, Eki Marlinda, mengatakan, keenam jenazah korban banjir bandang yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu diberi kode oleh pihak RSUD Lubuk Basung.
Yakni PM RSUD 36 (potongan badan perempuan), PM RSUD 35 (laki-laki dewasa), PM RSUD 34 (potongan badan perempuan), PM RSUD 33 (potongan badan perempuan), PM RSUD 32 (potongan badan perempuan), serta PM RSUD 31 (potongan kaki).
“Seluruh jenazah telah melalui proses identifikasi sesuai prosedur yang berlaku, namun sampai saat ini identitas korban belum dapat dipastikan,” ucap Eki dilansir dari amcnews.co.id. (*/y)






