Dukung Epyardi Asda Maju Pilgub Sumbar, Eks Ketua PPP Padang Ini Bentuk Barisan Otewe Muda

Langgam.id- Mantan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang Maidestal Hari Mahesa, mendukung politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Epyardi Asda maju di Pilgub Sumbar.

Esa -sapaan akrab Maidestal- membentuk Barisan Otewe Muda (BOM), untuk ikut mensukseskan Epyardi pada Pilkada 2024.

“Kami BOM Sumbar untuk memenangkan pak Epy di Pilgub 2024,”ujar Panglika BOM Sumbar Esa.

Kata Esa, stuktur BOM Sumbar sudah terbentuk. Setelah ini, pihaknya akan membentuk BOM di setiap kabupaten dan kota.

Ia mengatakan, anak-anak muda Sumbar banyak yang antusias untuk bergabung dengan BOM.

“Banyak yang menghubungi saya untuk minta ikut bergabung. Ada yang dari Pariaman, Pasaman, Pasbar, Limapuluh Kota hingga Pesisir Selatan,” ujarnya.

Esa yang dulu mendukung Mahyeldi-Audi pada Pilgub 2020 itu mengatakan, Epyardi memiliki niat yang tulus untuk melakukan perunahan di Sumbar.

Menurutnya, Epyardi juga sudah membuktikan kinerjanya sebagai Bupati Solok. Dia berhasil membenahi tata kelola pemerintahan dan mengembankan destinasi wisata Solok.

“Lakek tangan beliau sudah nampak. Beliau juga dikenal sebagai pemimpin tegas. Kami siap memenangkan Pak Epy,” ujarnya.

Baca Juga

Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumbar, R. Darma Wijaya. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Perum Bulog Sumbar Akui Harga Minyakita Masih Tembus HET, Distribusi Diklaim Aman
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Eviyandri. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
DPRD Sumbar Akan Bentuk Pansus Usut 371 Buruh Perusahaan Kelapa Dipecat dan Tak Digaji
Massa aksi melakukan penyegelan Balai Kota Padang. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Balai Kota Padang Disegel Massa Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim, Massa “Geruduk” Balai Kota Padang dan Bakar Ban
Direktur LBH Padang, Diki Rafiki, saat diwawancara awak media. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Nasib Pilu 371 Buruh Perusahaan Kelapa di Padang Pariaman, Dipecat Tanpa Surat dan Gaji
Prakiraan Cuaca | cuaca limapuluh kota
BMKG: Cuaca Ekstrem di Sumbar Dipengaruhi Peralihan Musim