Dukung Epyardi Asda Maju Pilgub Sumbar, Eks Ketua PPP Padang Ini Bentuk Barisan Otewe Muda

Langgam.id- Mantan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Padang Maidestal Hari Mahesa, mendukung politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Epyardi Asda maju di Pilgub Sumbar.

Esa -sapaan akrab Maidestal- membentuk Barisan Otewe Muda (BOM), untuk ikut mensukseskan Epyardi pada Pilkada 2024.

“Kami BOM Sumbar untuk memenangkan pak Epy di Pilgub 2024,”ujar Panglika BOM Sumbar Esa.

Kata Esa, stuktur BOM Sumbar sudah terbentuk. Setelah ini, pihaknya akan membentuk BOM di setiap kabupaten dan kota.

Ia mengatakan, anak-anak muda Sumbar banyak yang antusias untuk bergabung dengan BOM.

“Banyak yang menghubungi saya untuk minta ikut bergabung. Ada yang dari Pariaman, Pasaman, Pasbar, Limapuluh Kota hingga Pesisir Selatan,” ujarnya.

Esa yang dulu mendukung Mahyeldi-Audi pada Pilgub 2020 itu mengatakan, Epyardi memiliki niat yang tulus untuk melakukan perunahan di Sumbar.

Menurutnya, Epyardi juga sudah membuktikan kinerjanya sebagai Bupati Solok. Dia berhasil membenahi tata kelola pemerintahan dan mengembankan destinasi wisata Solok.

“Lakek tangan beliau sudah nampak. Beliau juga dikenal sebagai pemimpin tegas. Kami siap memenangkan Pak Epy,” ujarnya.

Baca Juga

Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang