Dinilai LARS-DHP, RSUD Padang Panjang Diharapkan Kembali Dapat Akreditasi Paripurna

Tim penilai dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) melakukan penilaian terhadap RSUD Kota Padang Panjang

Wako Fadly Amran menyambut kedatangan tim penilai dari LARS-DHP yang melakukan penilaian terhadap RSUD Padang Panjang. [foto: Pemko Padang Panjang]

Langgam.id – Tim penilai dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP) melakukan penilaian terhadap RSUD Kota Padang Panjang selama dua hari, 29-30 September 2023.

Tim penilai dipimpin oleh dr. Papilaya Johan, MARS dan Misfatria Noor, M.Kep, Ns, Sp.Kep.MB. Penilaian tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran.

Pada kesempatan itu, Fadly mengharapkan RSUD Kota Padang Panjang kembali mendapatkan Akreditasi Paripurna (Level Tertinggi). Sebelumnya, RSUD Padang Panjang pernah mendapatkan Akreditasi Paripurna.

“RSUD Padang Panjang sudah pernah mencapai Akreditasi Paripurna pada 2017-2019. Harapan kita, kembali berhasil memperoleh sertifikat akreditasi tersebut,” ujar Fadly.

Ia menambahkan, bahwa ada ukuran kualitas yang menjadi tolak ukur keberhasilan. Untuk RSUD, ukurannya adalah sertifikat akreditasi yang dikeluarkan lembaga berwenang, salah satunya LARS-DHP.

Fadly mengapresiasi terselenggaranya penilaian akreditasi ini dengan harapan tercapainya tata kelola rumah sakit yang baik. Tercapainya tata kelola klinis yang baik. Meningkatkan mutu pelayanan RSUD dan meningkatkan keselamatan pasien.

“Saya juga meminta selama penilaian akreditasi agar seluruh jajaran RSUD dapat melayani tim akreditasi dengan baik. Terima semua kritik dan masukan tim penilai dengan lapang dada dan segera melakukan perbaikan yang diperlukan,” harapnya. (*/yki)

Baca Juga

Pemko Padang Panjang Tertibkan Spanduk di Sepanjang Jalan Utama
Pemko Padang Panjang Tertibkan Spanduk di Sepanjang Jalan Utama
Datangi RSUD, Wako Padang Panjang Minta Tingkatkan Pelayanan
Datangi RSUD, Wako Padang Panjang Minta Tingkatkan Pelayanan
93 Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Terima Bantuan Kemensos
93 Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Terima Bantuan Kemensos
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022, BI Sumbar Bawa Rp 5,9 Miliar ke Mentawai
Dana Transfer APBD Kota Padang Panjang 2026 Turun 18 Persen
Daya beli masyarakat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. BPS mencatat ekonomi Sumbar pada kuartal II 2025 di 3,96 persen.
Harga Sejumlah Komoditas Pokok Turun, Pemko Padang Panjang Harapkan Daya Beli Masyarakat Kembali Pulih
Menjaga stabilitas harga pangan, Polda Sumbar menggelar gerakan pangan murah di seluruh kabupaten dan kota. Selain dikerahkan
Pemko Padang Panjang Lakukan Operasi Pasar Kendalikan Inflasi Bahan Pokok