Diana Kartika Resmi Dilantik untuk Periode 2024-2028, Ini 11 Rektor UBH Sejak Berdiri

Diana Kartika Resmi Dilantik untuk Periode 2024-2028, Ini 11 Rektor UBH Sejak Berdiri

Prof. Diana Kartika resmi dilantik sebagai rektor UBH. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Prof. Dr. Diana Kartika resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Bung Hatta periode 2024-2028. Ia menjadi rektor perempuan pertama di Universitas Bung Hatta.

Rektor ke-11 Universitas Bung Hatta periode 2024-2028 itu dilantik oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta Dr. Boy Yendra Tamin, S.H., M.H, berdasarkan Surat Keputusan Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta Nomor : 04/SK/YPBH/II-2024, tentang pengangkatan Rektor Universitas Bung Hatta periode 2024-2028.

Diana, menggantikan Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E, MBA. Yang dilakukan pelatikan dan serah terima jabatan di Bung Hatta Convention Hall, Kampus 1 Universitas Bung Hatta Ulak Karang, Kamis (22/2/2024).

Boy Yendra Tamin, menyampaikan bahwa, rektor yang dilantik tentu akan melanjutkan dan meningkatkan kebijakan program dan berkesinambungan dengan program rektor periode sebelumnya.

“Kedepan banyak tantangan yang akan dihadapi dalam pengembangan Universitas Bung Hatta,” ujarnya dalam sambutnya.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua Badan Pembina Yayasan Prof.Ganefri tentang perlunya program khusus pembaruan dalam bidang administrasi maupun akademik berbasis teknologi, dan pihak yayasan telah menyusun kebijakan untuk pengembangan hal itu.

Diana Kartika, rektor terpilih, mengajak dosen dan pegawai, serta semua pihak dan alumni untuk berkolaborasi mengembangkan UBH menjadi universitas kebanggaan Sumatra Barat.

“Menjadikan UBH unggul, kami masukan, dukungan dari semua pihak untuk kemajuan kampus yang kita cintai ini,” ujarnya.

Diana mengharapkan dukungan dari semua pihak baik di internal maupun eksternal kampus agar program-program yang dicanangkan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Sumbar bisa berjalan dengan baik.

Adapun, UBH sudah berdiri sejak 20 April 1981, dan sudah dipimpin 11 orang rektor. Berikut daftar rektor UBH dari masa ke masa:

  1. Prof. Dr. Agustiar Syah Nur, M.A. (1981 – 1985)
  2. Drs. Adrin Kahar, Ph.D (Hon) (1985 – 1990)
  3. Prof. Dr. Ir. Sjofjan Asnawi, M.A.D.E. (1990 – 1998)
  4. Prof. Dr. Ir.Fachri Ahmad, M.Sc. (1998 – 2000)
  5. Prof.Dr. Alfian Lains, S.E., M.A. (2000 – 2004)
  6. Prof. Dr. Yunazar Manjang (2004 – 2008)
  7. Prof. Dr. Hafrijak Syandri, M.S. (2008 – 2012)
  8. Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E., Akt., MBA. (2013-2017)
  9. Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A.(2017-2019), Prof. Dr. Hendra Suherman, S.T., M.T. (Pjs, 2019-2020)
  10. Prof. Dr. Tafdil Husni, S.E., MBA. (2020-2024)
  11. Prof. Dr. Diana Kartika (2024-sekarang)
Tag:

Baca Juga

Puncak Arus Mudik Idul Adha 2026, Jalur Lembah Anai Padat Lancar
Puncak Arus Mudik Idul Adha 2026, Jalur Lembah Anai Padat Lancar
Walhi Sumbar Desak Penindakan Pemodal dan Pembeking Tambang Emas Ilegal, WPR Bukan Solusi!  
Walhi Sumbar Desak Penindakan Pemodal dan Pembeking Tambang Emas Ilegal, WPR Bukan Solusi!  
Kebakaran di kawasan komplek Tarantang, Kota Padang. (Dok. Damkar Padang)
Tiga Rumah Terbakar di Tarantang Padang, Dua Sepeda Motor Hangus
Polres Padang Panjang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan kerugian laptop dan handphone dari sebuah
Pelaku Pencurian Kotak Amal di Palembayan Agam Ditangkap Saat Tidur di Rumah Orang Tua
Cabai keriting di salah satu toko pedagang. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Harga Cabai Keriting Lokal Tembus Rp55 Ribu/Kg Jelang Idul Adha di Padang
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sijunjung hingga Solok: Polisi Hanya Bakar-bakar, Tak Ada Pelaku Diamankan 
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sijunjung hingga Solok: Polisi Hanya Bakar-bakar, Tak Ada Pelaku Diamankan