Deputi Kemenparekraf Minta Perkembangan Wisata di Pariaman Sangga Ekonomi Masyarakat

Pemko Pariaman Pungut Retribusi Masuk Pantai Mulai Besok, e-retribusi pariaman, wisata lebaran

Pantai Gandoriah Kota Pariaman. (Foto: dok humas)

Langgam.id - Deputi Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) Muhammad Neil El Himam meminta perkembangan wisata di Kota Pariaman bisa menyangga ekonomi masyarakat. Hal itu dikatakannya saat mengunjungi Kota Pariaman Minggu (14/2/2021).

“Ekonomi Kota Pariaman harus semakin meningkat dan lebih kreatif sejalan dengan pariwisata yang semakin berkembang," katanya, sebagaimana dirilis situs resmi Pemko Pariaman.

Himam mengunjungi Pantai Kata Kota Pariaman, tugu Asean Youth Park, Pantai Gandoriah dan berakhir di Talao Pauh Kota Pariaman. Ia memuji keindahan berbagai destinasi itu dan melihat banyak potensi ekonomi kreatif.

Perkembangan parisiwata harus bisa menjadi penyangga bagi perekonomian masyarakat di Kota Pariaman apalagi masih dalam masa pandemi covid-19.

Menurutnya, keindahan yang dimiliki Kota pariaman memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Dengan bantuan yang telah diberikan, Kota Pariaman bisa menjadi tuan rumah untuk seni pertunjukan, film, fashion, kriya, kuliner.

"Sekarang bagaimana Pemerintah Kota Pariaman mengemasnya untuk bisa lebih maju lagi. Untuk pariwisatanya juga sudah lebih baik tinggal menjaga keindahan, keasrian dan kebersihan sehingga banyak pengunjung yang datang baik wisatawan lokal maupun mancanegara," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman Dwi Marhen Yono disela berterima kasih atas kunjungan Deputi Kemenparekraf. Selain memberi banyak masukan, menurutnya, deputi juga menjadi narasumber videografer nasional untuk para pemuda yang ikut dalam lomba desa wisata, pada pentas pantai kata juga akan difasilitasi layar untuk menonton pertunjukan film pendek.

"Deputi juga akan memberikan pelatihan untuk para pelaku ekonomi kreatif agar lebih bisa bersaing dizaman yang serba digital," ujarnya.

Kota Pariaman saat ini sedang dalam proses pemulihan pasca covid-19. Meskipun masih dalam masa pandemi covid, pariwisata Kota Pariaman tetap dikembangkan dengan selalu menerapan protokol kesehatan agar perekonomian bangkit.  (*/SS)

Baca Juga

Kemenpar mengumumkan 110 Karisma Event Nusantara (KEN) 2025. Sebanyak sembilan KEN 2025 tersebut berasal dari Sumatra Barat (Sumbar).
9 Agenda Pariwisata di Sumbar Masuk Karisma Event Nusantara 2025
Pemprov Sumbar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Event Pariwisata untuk tahun 2025. Gubernur Sumbar, Mahyeldi
Ada 97 Event Pariwisata Sumbar Tahun Ini, Berikut Daftarnya
Tahun Ini, Pemko Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan
Tahun Ini, Pemko Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan
Keindahan Alam, Budaya dan Tradisi jadi Jualan Wisata Nagari Sungai Batang
Keindahan Alam, Budaya dan Tradisi jadi Jualan Wisata Nagari Sungai Batang
Menghidupkan Kembali Kejayaan Permindo: Solusi untuk Kemacetan dan Destinasi Wisata Kuliner
Menghidupkan Kembali Kejayaan Permindo: Solusi untuk Kemacetan dan Destinasi Wisata Kuliner
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman kembali dilanjutkan setelah sempat berhenti sementara waktu. Kini pelajar TK, SD, SMP,
Sempat Terhenti, Program Makan Bergizi Gratis di Pariaman Kembali Dilanjutkan