Dana TdS 2021 Sudah Terpakai Meski Iven Batal, Dispar: Belum Dihitung Jumlahnya

Langgam.id-TdS 2021

Pembalap Tour de Singkarak melewati jalur Batusangkar-Padang Panjang beberapa tahun lalu. [foto: Hendra]

Langgam.id – Satuan Tugas Covid-19 tidak memberikan rekomendasi izin pelaksanaan balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2021. Akibatnya TdS tahun ini dipastikan tidak akan dilaksanakan.

Namun begitu, Pemprov Sumbar menyebutkan sudah melakukan sejumlah persiapan sebelum iven tersebut dinyatakan batal dilaksanakan tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sumbar Novrial mengatakan, selama ini memang sudah ada sejumlah persiapan TdS yang telah dilakukan.

Diantaranya terang Novrial, termasuk belanja-belanja yang juga memakan anggaran. Namun pihaknya belum menghitung berapa yang telah dihabiskan.

“Anggaran itu dihabiskan untuk persiapan yang dilakukan pihak ketiga selama ini yang telah jalan kontraknya sejak Juli 2021. Mereka telah melakukan tahapan-tahapan yang tentu juga dibayarkan,” tutur Novrial

Selain itu, dengan pihak ketiga menurutnya, memang sudah ada kesepakatan kalau TdS 2021 tidak direkomendasikan oleh Satgas Covid-19 Sumbar, maka berlaku kahar atau force majeure.

Baca juga: TdS 2021 Batal, Dispar Sumbar Kirim Surat ke PB ISSI dan Kemenparekraf

Yaitu, suatu kejadian terjadi di luar kemampuan dan tidak dapat dihindarkan, sehingga kegiatan tidak dapat dilaksanakan.

“Jadi kontrak tidak dapat dilanjutkan karena pelaksanaan kegiatan tidak dapat rekomendasi dari Satgas Covid-19,” katanya.

Sisa Dana Wewenang TAPD

Dia menjelaskan, dana kontrak untuk kegiatan TdS 2021 ini total ada Rp4,2 miliar. Dana tersebut juga sudah terpakai, namun belum dihitung berapa jumlahnya.

“Sekarang sisa dana itu juga bukan wewenangnya digunakan untuk apa, sebab itu wewenang tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Pemprov Sumbar yang diketuai olah sekdaprov,” bebernya.

Selain itu kata Novrial, anggaran untuk pelaksanaan TdS 2021 bukanlah dana untuk Dinas Pariwisata, tetapi dana yang dianggarkan oleh Gubernur Sumbar ke TAPD untuk iven tersebut.

“Dananya tentu juga sudah ada terpakai, kalau sisanya itu terserah tim anggaran Pemprov, bukan wewenang Dinas Pariwisata, mekanismenya memang seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, penyelenggaraan TdS 2021 yang merupakan ikon kebanggaan kepariwisataan internasional tahunan milik Sumbar, terpaksa harus ditunda lagi.

“Benar. Pandemi covid-19 adalah alasan utama penyebab iven internasional ini belum bisa dilaksanakan,” ungkap Jasman.

Jasman menjelaskan, pembatalan TdS 2021 ini berdasarkan hasil keputusan rapat Satgas Covid-19 pada Senin (6/9/2021) pukul 13.30 WIB. Rapat ini sendiri dilaksanakan di lantai 2 kantor Gubernur Sumbar.

Baca Juga

2 ASN Pemprov Diduga Asusila di Ruang Kerja, Mahasiswa Soroti Sumbar Madani
2 ASN Pemprov Diduga Asusila di Ruang Kerja, Mahasiswa Soroti Sumbar Madani
Kasus Video Viral ASN, Sekda Sumbar: Kalau Ditemukan Pelanggaran, Disanksi Sesuai Aturan
Kasus Video Viral ASN, Sekda Sumbar: Kalau Ditemukan Pelanggaran, Disanksi Sesuai Aturan
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Video Viral Asusila Diduga Libatkan 2 ASN, Pemprov Sumbar Bentuk Tim Ad Hoc
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: 5 ASN berasal dari Pemko Padang ikut seleksi terbuka untuk mengisi tujuh jabatan Pemprov Sumbar.
Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Akui Dirinya dalam Rekaman Video Viral Diduga Asusila
Viral Video Diduga Asusila, Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Mundur
Viral Video Diduga Asusila, Kabiro PBJ Pemprov Sumbar Mundur
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp. 3.7 miliar untuk jasa tenaga keamanan.
Viral Aksi Asusila Diduga 2 ASN Pemprov Sumbar, Videonya Beredar