Cuaca Ekstrem, Disdikbud Padang Liburkan Siswa dan Belajar Daring hingga 29 November

Disdikbud Padang menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3/Dikbud-Pdg/XII/2025 tentang pengaturan kegiatan murid selama libur Natal dan Tahun Baru

Ilustrasi SDN di Kota Padang. [foto : IG SDN 07 Pulau Air]

Langgam.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 400.3/56/Dikbud-Pdg/XI/2025 tentang libur sementara dan kegiatan belajar mengajar secara daring sehubungan bencana alam hidrometeorogi di Kota Padang.

“Sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang, Pemerintah Kota Padang mengeluarkan surat edaran tentang libur sementara dan kegiatan belajar mengajar secara daring sehubungan bencana alam hidrometeorologi di Kota Padang,” tulis Diskominfo Padang di laman Instagramnya, Kamis (27/11/2025).

Langkah ini diambil Pemko Padang demi keselamatan siswa, guru dan seluruh warga sekolah. Serta untuk mengantisipasi potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca saat ini.

Dalam surat edaran tersebut yang ditandatangani oleh Kepala Disdikbud Padang, Yopi Krislova tersebut, ada enam poin yang disampaikan.

Yaitu, pertama, kegiatan belajar mengajar (KBM) di seluruh satuan pendidikan diliburkan sementara mulai tanggal 27 sampai dengan 29 November 2025 atau sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.

Kedua, selama masa libur sementara tersebut, pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui platform yang tersedia (WA Group, Google Classroom, LMS sekolah atau media lain yang dianggap efektif).

Ketiga, kepala sekolah agar memastikan kegiatan pembelajaran daring tetap berlangsung secara proporsional dengan memperhatikan kondisi peserta didik.

Keempat, seluruh pendidik diminta untuk memberikan tugas dan pendampingan belajar yang sesuai serta tidak membebani siswa, mengingat kondisi darurat dan gangguan aktivitas di lingkungan masyarakat.

Kelima, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan diharapkan tetap menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Keenam, segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi keadaan yang membahayakan melalui Padang Command Center : 112 (bebas pulsa) dan Pusdalops Penanggulangan Bencana : 0858-9152-2181. (*/y)

Baca Juga

Wali Kota Padang, Fadly Amran mengatakan bahwa total kerugian akibat bencana akhir November lalu mencapai Rp2,97 triliun. Kerusakan tersebut
Kerugian Akibat Bencana di Padang Capai Rp2,97 Triliun, Pemko Kebut Validasi Data
Wako Padang Dampingi Sestama BNPB Cek Pemukiman Warga Terdampak Bencana di Nanggalo
Wako Padang Dampingi Sestama BNPB Cek Pemukiman Warga Terdampak Bencana di Nanggalo
Pemko Padang Segera Tetapkan Zonasi Rawan Bencana
Pemko Padang Segera Tetapkan Zonasi Rawan Bencana
Pemko Padang Klaim 80 Persen Korban Banjir Sudah Terima DTH
Pemko Padang Klaim 80 Persen Korban Banjir Sudah Terima DTH
Pemko Padang Kebut Perbaikan Rusunawa untuk Relokasi Sementara Warga di Zona Berbahaya
Pemko Padang Kebut Perbaikan Rusunawa untuk Relokasi Sementara Warga di Zona Berbahaya
Wako Padang Minta Warga Korban Banjir Bersedia Direlokasi Sementara ke Rusunawa
Wako Padang Minta Warga Korban Banjir Bersedia Direlokasi Sementara ke Rusunawa