CPNS Kejaksaan RI Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang

CPNS Kejaksaan RI Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang

Foto: Kominfo Padang Panjang

Langgam.id — Tragedi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ALS di kawasan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Selasa (6/5/2025), menewaskan 12 orang. Salah satu korban adalah Etrick Gustaf Wenas (26), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan RI angkatan 2025 asal Kecamatan Pasar Minggu, DKI Jakarta.

Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Jerniaty, menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima informasi tersebut pada Jumat (9/5/2025). Jenazah Etrick direncanakan akan disemayamkan hari ini di Palereman Suci, Karang Duwet, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah.

“Menurut keterangan sahabat korban, Etrick tengah dalam perjalanan kembali ke Jakarta dari Medan untuk mengurus kelengkapan administrasi sebagai CPNS Kejaksaan. Namun nahas, ia mengalami musibah sebelum sempat melanjutkan proses tersebut,” ujarnya.

Jerniaty menambahkan, Etrick dikenal sebagai sosok yang periang, baik hati, dan memiliki cita-cita kuat sejak masa kuliah untuk menjadi seorang jaksa.

“Atas nama keluarga besar Kejaksaan Negeri Padang Panjang, kami menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian rekan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” tuturnya.

Jenazah Etrick sempat disimpan di ruang pendingin RS Bhayangkara Padang pada Selasa malam sebelum diberangkatkan ke Kota Salatiga untuk dimakamkan. (*/Yh)

Tag:

Baca Juga

Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
Dedi Mulyadi menyoroti persoalan tata kelola sektor pertambangan saat berorasi pada Muswil VII KAHMI Sumbar di Auditorium UNP, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Langgam.id/ Buliza Rahmat)
KDM Kritik Tata Kelola Tambang di Hadapan Wagub Sumbar, Sebut Daerah Tak Bisa Bergantung SDA Saja
Remaja Bernegara, Cara NasDem Sumbar Kenalkan Politik Lewat Simulasi Jadi Anggota DPRD Sehari
Remaja Bernegara, Cara NasDem Sumbar Kenalkan Politik Lewat Simulasi Jadi Anggota DPRD Sehari
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM, saat berorasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatra Barat (Sumbar) di Padang, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Langgam.id/ Buliza Rahmat)
KDM Singgung Otonomi Daerah di Muswil KAHMI Sumbar: Jangan Divonis Gagal Gegara Segelintir Kasus Korupsi!
Mahasiswa Magister Proteksi Tanaman UNAND Dalami Riset Pengendalian Hayati di Gifu University Jepang
Mahasiswa Magister Proteksi Tanaman UNAND Dalami Riset Pengendalian Hayati di Gifu University Jepang
Gagasan mencari kepala daerah yang dapat melobi pemerintah pusat merupakan gagasan demokrasi yang sesat, atau defisit demokrasi kata ilmuan
Dari Idealisme Romantis, Penetrasi Virtual, Hingga Keadilan Epistemologis