Camping Ground di Salido Selami Sejarah Tambang Emas Masa Belanda

Camping Ground di Salido Selami Sejarah Tambang Emas Masa Belanda

A man gets his tent and sleeping bag ready at a campground by inflating and setting up his blue blow-up mattress pad to put for under his sleeping bag

Langgam.id – Kawasan Wisata Salido Saribulan yang viral dengan keunikan jembatan pelangi, kini terus dikunjungi banyak orang di musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Sejumlah bangunan peninggalan zaman belanda di lokasi itu, menjadi daya tarik tersendiri. Ada terowongan air sepanjang 2,8 kilomter, batu nona tempat duduknya para nona belanda serta ada pula jenjang seribu yang bisa dinaiki wisatawan.

Terlepas dari itu semua, ternyata di kawasan tersebut memiliki paket wisata khusus lainnya. Yaitu Camping Ground.

Penyedian paket Camping Ground atau berkemah di kawasan wisata itu terbilang baru. Meski baru, tetapi sudah mulai diminati.

Sejumlah wisatawan sudah pernah berkemah dan menikmati suasana alam yang indah di perbukitan dan jauh dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan.”

Kita senang banget disini. Suasana alamnya bagus. Dan sejauh ini aman-aman saja kok,” jelas Afri salah seorang tamu lokal yang berkema bersama teman-temannya, kemarin, sebagaimana dicuplik dari pesisirselatankab.go.id.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sarasah Kamumuan Salido Saribulan mengatakan sebelum penyediaan paket kemah ditawarkan. Pihaknya bersama anggota Pokdarwis telah melakukan uji coba dan memastikan lokasi steril dan aman.

Selama berkemah tidak ditemukan binatang liar di hutan maupun hewan buas yang mengganggu keselamatan pengunjung.

“Iya, sudah pernah kita coba. Aman untuk berkemah,” katanya.

Untuk tahap awal, nilai paket yang ditawarkan sangat terjangkau. Satu unit kemah dengan kapasitas isi empat orang dapat dibayar Rp50 ribu per hari.

Jika dua hari, diberi diskon menjadi Rp90 ribu. Fasilitas yang disediakan terdiri dari matras dan alat memasak. Disamping itu, pemandu juga bakal standby dan menjaga keamanan lokasi.

“Bagi wisatawan yang ingin Camaping Ground, silahkan saja datang ke sini, kami akan dengan senang hati menyambut dan menjadi pemandu yang baik,” ujarnya.

Selain Camping Ground, terdapat lagi atraksi berhanyut di dalam terowongan air yang panjangnya hampir 3 kilometer. Untuk keamanan dan keselamatan pengunjung selama menikmati atraksi, pemandu sudah menyediakan perlengkapan pelindung, mulai dari pelampung, sarung tangan, helm dan tubing.

“Pokoknya jangan ragu, tidak bakal rugi berkunjung ke sini,” tambahnya.

Diketahui, Kawasan wisata Salido Saribulan yang terletak di Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan telah ditetapkan sebagai desa wisata bersama 15 desa wisata lain yang tersebar di 7 kecamatan.

Bahkan, Bupati Pesisir Selatan sudah menyerahkan SK Desa Wisata itu dalam kegiatan Jambore Desa Wisata Lingkup Kabupaten yang diselanggarakan di Salido Saribulan, Selasa (21/12).

Pemerintah daerah berharap, keberadaan desa wisata mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat. Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar menekankan sikap dan prilaku pelaku wisata diminta untuk lebih baik demi kepuasan hati pengunjung.

Segala makanan atau kuliner yang dijual di kawasan wisata tetap dengan harga normal.

“Ini yang perlu kita perbaiki. Tolong jaga sikap dan prilaku kita. Jangan berat untuk tersenyum kepada tamu yang datang. Sering-sering ucapkan terimakasih. Dan jual makanan dan minuman dengan harga yang normal,” tuturnya.

Tag:

Baca Juga

Penulis dan wartawan senior, Khairul Jasmi. (Foto: Pribadi)
Tentang Sengketa Lahan Lembah Anai: Mata Kita bukan Mata Ikan Asin
Sejumlah harga komoditas di Padang Panjang mengalami kenaikan memasuki minggu ketiga September ini. Salah satu komoditas yang harganya naik
Harga Komoditas Pokok: Daging Sapi dan Cabai Masih Mahal di Pasar Raya Padang
logo semen padang fc
Hadapi Persebaya, Ini Starting Lineup Semen Padang FC di Laga Kandang Terakhir 
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Sembilan Penambang Emas Ilegal Meninggal di Sijunjung, Pemprov Sumbar Singgung Kelalaian
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Catatan Tragedi di Tambang Emas Ilegal Sumbar, Sudah 48 Orang Meninggal Sejak 2012
KONI Sumbar Beri Penghargaan Kehormatan bagi Munandar Maska dan Thio Hok Seng
KONI Sumbar Beri Penghargaan Kehormatan bagi Munandar Maska dan Thio Hok Seng