Bupati Agam Hentikan Sementara Aktivitas Dapur Umum MBG

Bupati Agam Hentikan Sementara Aktivitas Dapur Umum MBG

Foto: AMC

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Agam mengambil langkah tegas terkait pengelolaan dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pasca kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Tangah. Bupati Agam Benni Warlis memastikan seluruh aktivitas dapur umum dihentikan sementara, hingga kelengkapan izin dan rekomendasi teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN) terpenuhi.

“Kami sudah hentikan sementara aktivitas dapur, agar semua perizinan dan rekomendasi terpenuhi terlebih dahulu. Pemkab Agam akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, sehingga pelayanan bisa kembali berjalan sesuai aturan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Bupati Benni, Kamis (2/10), dilansir dari AMC, Jumat (3/10/2025).

Data terkini mencatat sebanyak 55 orang anak terindikasi keracunan, dengan rincian 11 orang masih dirawat di RSUD Lubuk Basung, 3 orang di RSIA Riski Bunda dan lainnya di puskesmas Manggopoh.

Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari arahan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang sebelumnya menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan jaminan keamanan pangan dalam pengelolaan dapur umum.

Menurut Bupati Benni, keputusan penghentian sementara ini bukan untuk menghambat layanan, melainkan memastikan bahwa seluruh prosedur dijalankan dengan benar. “Prinsip utama Pemkab Agam adalah perlindungan masyarakat. Karena itu, setiap langkah harus diambil dengan kehati-hatian dan melibatkan koordinasi lintas instansi,” jelasnya.

Ia menegaskan, dapur umum dapat kembali beroperasi setelah seluruh standar keamanan pangan, kelengkapan izin, dan rekomendasi teknis terpenuhi. “Begitu semua standar terpenuhi, layanan bisa dilanjutkan kembali. Pemkab Agam berkomitmen mendukung pengelola, sekaligus menjamin masyarakat kita benar-benar terlindungi,” ujar Bupati.

Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam program MBG. Ia mengingatkan pengelola dapur umum untuk memiliki SOP yang jelas di setiap tahapan pengolahan pangan, serta memastikan pengawasan dari Dinas Kesehatan, Kesbangpol, dan instansi terkait berjalan efektif.

“Ini bukan hanya soal ketersediaan pangan, tetapi juga keamanan pangan. Itu penting demi masyarakat kita,” tegas Mahyeldi. (*/Yh)

Baca Juga

Agam Dapat Alokasi Rp.2,4 M Untuk 112 KK untuk Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Tahap I
Agam Dapat Alokasi Rp.2,4 M Untuk 112 KK untuk Bantuan Perbaikan Rumah Terdampak Bencana Tahap I
Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Khusus Palmerah disiplin menerapkan titik kendali kritis dalam tata kelola dapur MBG.
MBG Diganti Makanan Ringan Selama Ramadan, Dijemput Senin dan Jumat
Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari dapur SPPG/MBG di Dharmasraya menunjukkan adanya kontaminasi bakteri
Hasil Uji Lab: Sampel Makanan dari Dapur SPPG Sungai Rumbai Terkontaminasi Bakteri
Mobnas Tabrak Bocah di Pariaman
Respons Pemkab Agam Soal Pengadaan Mobil Dinas
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
DWP Kemendagri Salurkan Bantuan untuk ASN Korban Bencana di Kabupaten Agam
PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan