BREAKING NEWS: Warga Air Bangis Lanjutkan Aksi Meski Diguyur Hujan Lebat

Masyarakat Air Bangis tetap melanjutkan aksi dan tuntutannya walaupun diguyur hujan lebat, Selasa (1/8/2023). Hujan mengguyur Kota Padang

Warga Air Bangis tetap menggelar demo di depan Kantor Gubernur Sumbar meski diguyur hujan. [foto: Dharma Harisa]

Langgam.id – Masyarakat Air Bangis tetap melanjutkan aksi dan tuntutannya walaupun diguyur hujan lebat, Selasa (1/8/2023). Hujan mengguyur Kota Padang sekitar pukul 15.00 WIB tadi.

Baik laki-laki atau perempuan, semuanya tetap bertahan di tengah hujan yang melanda. Namun, anak-anak tampak telah diungsikan untuk berteduh.

Hujan lebat tidak melemahkan semangat pendemo. Mereka berulang-ulang kali menyampaikan tuntutannya.

“Bebaskan lahan kami, bebaskan keluarga kami, kami ingin merdeka,” pekik pendemo yang ditujukan ke Rumah Bagonjong, tempat gubernur biasa berkantor.

Pendemo juga meminta Kapolda Sumbar untuk menarik Brimob dari lahan mereka. Mereka menegaskan tidak akan pergi sampai sore hari.

Apabila hari ini tuntutan mereka tidak digubris oleh gubernur, massa akan kembali esok hari. Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur pergi keluar kota. (yki)

Baca Juga

Mahyeldi Ajak Dai Perkuat Fikih Wasathiyah Hadapi Isu Keagamaan Kontemporer
Mahyeldi Ajak Dai Perkuat Fikih Wasathiyah Hadapi Isu Keagamaan Kontemporer
Polisi Gagalkan Penyeludupan 30 Kg Ganja di Pasaman Barat
Polisi Gagalkan Penyeludupan 30 Kg Ganja di Pasaman Barat
Viral Tambang Ilegal Pakai Ekskavator di Pasaman Barat, Ini Kata ESDM Sumbar 
Viral Tambang Ilegal Pakai Ekskavator di Pasaman Barat, Ini Kata ESDM Sumbar 
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dukung Gagasan ASN Bekerja Dekat Domisili
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dukung Gagasan ASN Bekerja Dekat Domisili
Gubernur Mahyeldi Apresiasi Inisiasi Konsep Touring MBI Medan, Padukan Promosi Wisata dan Aksi Sosial
Gubernur Mahyeldi Apresiasi Inisiasi Konsep Touring MBI Medan, Padukan Promosi Wisata dan Aksi Sosial
Hibah 7.000 Buku Tamil Jadi Pemantik Riset Sejarah Minangkabau, Mahyeldi: Jangan Biarkan Warisan Kita Hilang
Hibah 7.000 Buku Tamil Jadi Pemantik Riset Sejarah Minangkabau, Mahyeldi: Jangan Biarkan Warisan Kita Hilang