Breaking News: Mantan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Meninggal Dunia

Breaking News: Mantan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Meninggal Dunia

Ali Mukhni. Foto:padangpariamankab.go.id

Langgam.id – Mantan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni meninggal dunia di RSUD Pariaman, Sabtu (28/10/2023). Informasi itupun tersebar di berbagai media sosial.

“Innalilahi wainnailaihi raji’un
Innalilahi wainnailaihi raji’un
Innalilahi wainnailaihi raji’un
Telah berpulang ke rahmatullah mantan Bupati Padang Pariaman bapak Drs. H. Ali Mukhni di RSUD Pariaman, Sabtu (28/10) pukul 11.50 wib,” tulis akun facebook info Pariaman dan Padang Pariaman.

Diketahui, Ali Mukhni adalah politikus partai NasDem yang lahir pada 16 September 1956 di Kampung Pauh V, Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman.

Ali Mukhni menjadi Bupati Padang Pariaman dua periode (2010-2015 dan 2015 -2020). Sebelum jadi bupati, ia juga pernah menjabat sebagai wakil bupati tahun 2005-2010. (Lsa/Yh)

Baca Juga

Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat meminta tim percepatan Sumbar Madani segera dibubarkan.
Anggota DPRD Sumbar: 2.002 Kendaraan Dinas Pemprov Menunggak Pajak
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Pagi Ini, Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang