Breaking News: Istri Bunuh Suami di Agam

Tambang Solok Selatan

Ilustrasi (pixabay.com)

Langgam.id – Kasus dugaan pembunuhan terjadi di Koto Batuang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar). Kasus ini membuncah masyarakat karena kabarnya, pembunuhan itu dilakukan seorang istri terhadap suaminya sendiri.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. Pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Iya ada kasus pembunuhan, tapi saya belum dapat data rinciannya Anggota masih di lapangan,” ujar Dwi dihubungi langgam.id, Jumat (21/2/2020) siang.

Dwi belum bisa merincikan kronologi dan identitas korban serta pelaku. Pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan saksi-saksi. Akan tetapi ia menegaskan untuk pelaku telah berhasil diamankan.

“Laporan sementara anggota memang ada KDRT suami dibunuh istrinya. Anggota masih di TKP. Istri korban sebagai pelaku sudah diamankan. Nanti saya hubungi lagi untuk perkembangan selanjutnya,” katanya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun