BPBD Padang Masuk Tiga Besar Nasional Penanganan Bencana 2024

Langgam.id-pohon tumbang

Pohon tumbang di kawasan Lubuk Peraku, Sitinjau Lauik, Kota Padang. [foto: IG @trucksumbar32]

Langgam.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat prestasi membanggakan dengan berhasil masuk ke dalam tiga besar nasional dalam penilaian Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Sub Urusan Bencana tahun 2024.

Prestasi ini merupakan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.3-669 Tahun 2022.

Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan enam pilar utama, yakni kelembagaan, sumber daya aparatur, kebijakan, pendanaan, teknis operasional, dan kepemimpinan. Tujuannya adalah mengukur keberhasilan penyelenggaraan Trantibumlinmas Sub Urusan Bencana sebagai bagian dari pelayanan dasar yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah, serta menyediakan data penting bagi pemerintah pusat maupun daerah terkait efektivitas pengelolaan urusan bencana.

Dalam penilaian tahun ini, Kota Padang berhasil meraih skor 92,65, menjadikannya satu-satunya kota di Indonesia yang berhasil masuk dalam jajaran tiga besar. Capaian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

“Ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen yang terlibat dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pengelolaan bencana di Kota Padang,” ujar Hendri, Selasa (08/10/2024).

Ia juga menambahkan, pencapaian ini membuktikan bahwa Padang telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan bencana sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar, juga turut mengapresiasi prestasi ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana guna melindungi masyarakat Kota Padang secara maksimal,” katanya, Selasa (08/10/2024). (*/Yh)

Baca Juga

Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Sumatra Barat pada Selasa (13/1/2026) di Auditorium Gubernur Sumbar.
4 Daerah di Sumbar Masih Butuh Perhatian Lebih dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana
AMSI menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda berbagai wilayah
Kerugian Pascabencana di Agam Capai Rp7,99 Triliun
6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang
6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang