Baznas Semen Padang Bangunkan Rumah Baru untuk Janda 3 Anak di Batu Gadang

Baznas Semen Padang Bangunkan Rumah Baru untuk Janda 3 Anak di Batu Gadang

Janda 3 anak terima bantuan pembangunan rumah baru dari UPZ Baznas Semen Padang. (Foto: Dok. Humas SP)

LanggamInfo – Wajah bahagia penuh haru terpancar jelas dari wajah Siti Azzahra, ketika Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang, meresmikan pemakaian rumah yang sebelumnya dibangun oleh lembaga penyalur zakat karyawan Semen Padang Group tersebut.

Rumah yang berada di Jalan Manunggal, RT02/RW03, Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang itu, merupakan rumah sederhana berukuran sekitar 6×7 meter persegi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi yang dilengkapi dengan ruang tamu dan dapur.

Bagi janda berusia 43 tahun itu, bantuan pembangunan rumah baru dari lembaga penyalur zakat karyawan Semen Padang Group itu ibarat mimpi yang menjadi kenyataan. Untuk itu, dia pun mengucapkan terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan.

“Ini bantuan yang luar biasa dan sudah berlebih bagi saya. Terimakasih UPZ Baznas Semen Padang yang telah membangunkan rumah baru buat saya dan keluarga,” ucap Siti Azzahra, di sela-sela acara peresmian pemakaian rumah yang ditandai dengan penyerahan kunci rumah.

Ibu dengan tiga orang anak yang akrab disapa Siti itu menyebut bahwa keluarga kecilnya sudah lama menginginkan punya rumah sendiri. Apalagi, sebagai seorang ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya, tentunya sangat mustahil bagi dirinya untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut.

“Saya ini kerja sebagai tukang setrika baju orang. Kerjanya tergantung orderan. Kalau tidak ada, ya saya gak dapat uang. Maklumlah, dengan kondisi seperti ini hanya pekerjaan itu yang bisa saya lakukan. Kalau buka usaha seperti jualan lontong dan goreng-gorengan butuh modal,” ujar Siti.

Dia pun menceritakan kisah pilunya setelah ditinggal suaminya bernama Tengku Ramadhan alias Acik Leri yang meninggal dunia sekitar setahun yang lalu. Kata dia, sebelum suaminya meninggal dunia, dia tinggal di rumah yang berada di samping rumah yang dibangun oleh UPZ Semen Padang.

Rumah semi permanen itu, sebut Siti, dibangun oleh suaminya ketika masih hidup, dan status tanah tempat berdirinya bangunan rumah tersebut adalah milik keluarga almarhum suaminya. Sekitar 6 bulan setelah suaminya meninggal dunia, dia pun bersama tiga anaknya pergi meninggalkan rumah.

“Saya dan anak-anak kemudian tinggal di sebuah pondok kecil di tengah sawah milik orang lain. Pondok tersebut, masih berada di Kelurahan Batu Gadang. Saya tinggal di pondok tersebut, karena tidak ada tempat lain untuk ditempati,” katanya.

Tidak beberapa lama setelah itu, keluarga almarhum suaminya mendatanginya untuk meminta dirinya pulang ke rumah. Setelah itu, dia pun balik tinggal di rumah yang dulu ditempatinya bersama almarhum suaminya.

“Tidak berapa lama setelah saya kembali ke rumah, datanglah pihak UPZ Semen Padang untuk memberikan bantuan pembangunan rumah baru. Karena, rumah semi permanen yang didirikan almarhum suami saya juga sudah lapuk. Atapnya bocor dan dindingnya yang berasal dari papan triplek juga sudah lapuk,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Arif mengatakan bahwa bantuan pembangunan rumah untuk Siti Azzahra ini merupakan bagian dari program Peduli Hunian. Untuk biaya pembangunan rumah tersebut, berasal dari zakat karyawan Semen Padang Group yang dihimpun oleh UPZ Baznas Semen Padang.

“Jadi, ini adalah zakat karyawan Semen Padang Group yang kami salurkan kepada Siti yang merupakan janda tiga anak. Nah, karena ada tanah hibah dari keluarga almarhum suminya, makanya kami bangunkan rumah baru untuk Siti ini. Semoga, Siti dan anak-anaknya betah tinggal di rumah baru ini,” kata Muhammad Arif, dikutip Selasa (5/3/2024).

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis secara terpisah menyampaikan apresiasi kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan Semen Padang Group untuk membangun rumah layak huni bagi Ibu Siti Azzahra, seorang janda dengan 3 orang anak di Kelurahan Batu Gadang, Kota Padang.

“Program pemberian bantuan rumah ini sangat tepat dan signifikan dalam membantu saudari Siti Azzahra serta ketiga anaknya yang selama ini tinggal di pondok kecil di tengah sawah. Rumah baru ini tentunya akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Ibu Siti Azzahra,” kata Iskandar.

Ia mengapresiasi kerja UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan Semen Padang Group secara tepat sasaran melalui program Peduli Hunian. Hal ini sejalan dengan komitmen PT Semen Padang untuk turut berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Semoga kedepannya UPZ Baznas Semen Padang dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu dan meningkat kesejahteraannya,” kata Iskandar. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Matur Sulit Diakses, Warga Mulai Kekurangan Sembako
Matur Sulit Diakses, Warga Mulai Kekurangan Sembako
Sejumlah bangunan SD, jembatan, rumah ibadah hingga jalan mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang.
Tiga SD dan Lima Jembatan di Padang Rusak Berat Diterjang Banjir
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Tiga IPA milik Perumda Air Minum Kota Padang atau dulu dikenal dengan sebutan PDAM, rusak parah dan hancur terbawa banjir bandang
3 Infrastruktur Pengolahan Air Milik PDAM Padang Rusak Parah Diterjang Banjir Bandang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan bahwa seluruh data bencana dari kabupaten/kota akan dikumpulkan secara terpusat mulai
Data Bencana di Sumbar Dikumpulkan Terpusat, Pangdam dan BPBD Jadi Penanggung Jawab
Kabupaten Dharmasraya berhasil meraih predikat Kabupaten Sehat (Swasti Saba) kategori Wiwerda pada tahun 2025. Penghargaan ini menjadi
Dharmasraya Raih Predikat Kabupaten Sehat 2025 Kategori Wiwerda