Barolek Godang di Situjuah Batua, Salah Satunya Peringati Peristiwa Situjuah 1949

Peringatan peristiwa Situjuah

Suasana barolek godang di Situjuah Batua. (Foto: Panitia)

Langgam.id – Nagari Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota menggelar Barolek Godang 2020 sejak Sabtu (12/1/2020) hingga Minggu (20/1/2020) nanti. Puncak acara, akan diperingati Peristiwa Situjuah ke-71 pada Rabu (15/1/2020) besok.

“Agenda ini kolaborasi budaya, seni dan pariwisata. Ada arak iriang niniak mamak, bundo kanduang dan anak kemenakan,” kata DV Dt Tan Marajo, wali nagari Situjuah Batua, dalam siaran pers yang diterima Langgam.id.

Menurutnya, Situjuah Batua Art and Culture Festival digagas Ikatan Keluarga Situjuah Batua (IKSB) Jabodetabek, nusantara, luar negeri dan anak nagari. Ia bersyukur, partisipasi masyarakat dalam acara tersebut, menembus Rp2,4 miliar. Setara dengan setahun nilai APB-Nagari.

Sejumlah perantau dan anak nagari itu memprakarsai acara. Seperti Hakim Agung RI Irfan Fachrudin, Direktur Kehakiman Mahkamah Agung Haswandi Dt Marajo nan Rambaian, Doffi Johar Dt Rajo Mansua nan Bakuku Ameh, Feri Domnal, Bodi CH dan Muhammad Bayu Vesky.

Dijadwalkan hadir dalam acara ini, Pucuak Adat Situjuah Batua Dt Udo, Wagub Sumbar Nasrul Abit, perantau IKSB di Jerman dan beberapa wilayah di Tanah Air, kepala dinas Pemberdayaan Pemerintahan Nagari serta tidak kurang dari 5.000an orang masyarakat.

“Pelaksanaan Situjuah Batua Barolek Godang, rangkaiannya ada 3 kegiatan. Pertama tanggal 12 Januari, atau hari ini. Kedua tanggal 13 Januari Batagak Panghulu dan terakhir 15 Januari Upacara Peristiwa Situjuah ke-71,” kata Tan Marajo.

Tahun sebelumnya, peringatan Peristiwa Situjuah di nagari itu dipimpin Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI Purn Moeldoko dan dihadiri Wamen ESDM Archandra Tahar dan Komut BRI Andrinof Chaniago

Situjuah Batua Art and Culture Festival 2020, diisi dengan beragam acara dan ritual budaya. Termasuk, ada pertunjukan silek lanyah, hingga lomba foto nasional.

“Kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh donatur, atas support moril dan materilnya. Sehingga ivent perdana ini bisa kita laksanakan,” kata panitia Festival, Bodi CH dan Feri Domnal serta Dodi Dt Katumangguangan. (*/SS)

Baca Juga

77 Tahun Peristiwa Situjuah: Siapa Sebenarnya Tambiluak?
77 Tahun Peristiwa Situjuah: Siapa Sebenarnya Tambiluak?
Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Tim ahli dari Badan Geologi sudah melakukan kajian terdahap fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah
Ini yang Ditelusuri Badan Geologi Selama 3 Hari Pantau Sinkhole di Limapuluh Kota
Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kaji Sinkhole di Limapuluh Kota, Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli dari Badan Geologi
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan bahwa fenomena amblesan (sinkhole) di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua,
Badan Geologi Rekomendasikan Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Tempat Penyimpanan Air
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebutkan bahwa fenomena amblesan (sinkhole) di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua,
Ahli Geologi Jelaskan Soal Fenomena Sinkhole di Situjuh Batua