Ayam Ini Dihargai Rp7,5 Juta Setelah Masuk ke Area Makam Gus Dur

makam gus dur

Presiden Jokowi melayat ke makam Gus Dur [TEMPO/Friski Riana]

Ayam ini dihargai Rp 7,5 juta setelah berhasil masuk ke area makam Gus Dur. Bagaimana kisahnya?

Langgam.id – Makam Abdurrahman Wahid alias Gus Dur berada di kompleks Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Banyak beredar cerita unik tentang makam mantan presiden ini. Kisah itu diceritakan Dimas Cokro Pamungkas, budayawan yang juga pengurus organisasi pencak silat NU, Pagar Nusa, di Jombang sebagaimana dikutip

Suatu saat, ketika makan sedang dipenuhi oleh peziarah. Di tengah banyaknya jemaah yang berdoa, tiba-tiba seekor ayam masuk ke area makam. Ayam itu tersesat hingga sampai di makam mantan orang nomor satu itu.

Baca juga: Amelia Taylor, Bayi Terkecil di Dunia Ini Terlahir Cuma 25 Cm

Sontak ayam tersebut menjadi perhatian seluruh jemaah. Mereka kemudian berebut untuk menangkap ayam itu.

Setelah salah seorang berhasil menangkap ayam tersebut, si pemilik ayam dihubungi. Si penangkap ayam bermaksud untuk membeli ayam tersebut.

“Itu ayam barokah karena bukan sembarang ayam bisa lolos melewati ribuan orang sampai di makam Gus Dur, kata orang yang bermaksud membeli,” kata Dimas.

Setelah dilakukan proses tawar menawar, ayam ini laku seharga Rp7,5 juta.

Diketahui, cerita ini telah terjadi pada 2015 lalu dan telah banyak ditulis oleh media lain, seperti vivanews dan ditulis ulang oleh okezone

 

Tag:

Baca Juga

HK Kebut Pengerjaan Akses Tol 2,4 Km ke Lubuk Alung
HK Kebut Pengerjaan Akses Tol 2,4 Km ke Lubuk Alung
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Sejumlah warga Nagari Anduriang menyeberang sungai mengunakan rakit sederhana. (Foto: Ghaffar Ramdi/Langgam.id)
Ketika Rakit Darurat Jadi Jembatan Harapan Warga Anduriang Padang Pariaman
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan