Antisipasi Peretasan, PHRI Sumbar Imbau Manajemen Hotel Persering Cek Akun Google Business

Selama libur Lebaran 2024, tingkat hunian hotel dan penginapan di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), mengalami kenaikan 100 persen

Grand Rocky Hotel Bukittinggi merupakan salah satu hotel di kota wisata, Bukittinggi. [foto: IG @grandrockyhotelbukittinggi]

Langgam.id – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Barat mengimbau manajemen hotel untuk lebih sering mengecek akun google business perusahaan untuk mengantisipasi peretasan.

Ketua PHRI Sumbar, Rina Pangeran menyebutkan sudah memberikan imbauan kepada seluruh anggota PHRI, agar selalu mengecek account google bussines hotel masing-masing minimal setiap 30 menit sekali.

“Karena bisa saja sekarang aman, tapi 10 menit kemudian sudah diretas,” ujarnya, Selasa (13/8/2024).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peretasan yang kini menyerang banyak hotel di Indonesia, termasuk di Sumatra Barat.

“Dan hacker ini bekerja sangat cepat, tidak hanya menyerang hotel-hotel di Sumatra Barat, tapi seluruh Indonesia. Hitungan menit per menit ada saja yang melaporkan akun google bussines hotelnya kena bajak,” ujarnya.

Disamping itu, managemen hotel juga dihimbau agar membuat disclaimer di sosial media dan diblast beramai secara serentak, yang menginformasikan dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dan memastikan kembali setiap melalukan bookingan direct ke hotel.

Sebelumnya, PHRI menyatakan 60 hotel di Sumatra Barat mengalami peretasan pada akun google business mereka.

Ketua PHRI Sumbar Rina Pangeran mengatakan sejak hari Minggu (11/8/2024) hingga sore ini, Senin (13/8/2024) sudah 60 hotel di Sumbar mengalami peretasan oleh hacker.

“Pasalnya, akun hotel-hotel tersebut diretas dengan mengganti nomor telepon, WhatsApp, kemudian memberikan nomor rekening pribadi peretas jika customer melakukan pemesanan kamar hotel dan akan melakukan pembayaran,” katanya, Senin (12/8/2024).

Padahal layaknya hotel, imbuhnya, pasti menggunakan rekening perusahaan (PT), bukan rekening pribadi.

Hal ini jelas sangat merugikan masyarakat yang akan melakukan pemesanan dan pembelian kamar hotel, dan akan mentransfer pembayaran ke rekening pribadi para hackers.

“Untuk menarik customer, mereka menawarkan harga kamar yang ditawarkan sangat lah murah, sehingga akan menarik bagi calon customer,” sebutnya.

Untuk itu, Rina mengingatkan konsumen untuk berhati-hati dalam melakukan pembayaran dan mengecek kembali serta memastikan ke pihak hotel soal nomor rekening untuk pembayaran. (*/Fs)

Baca Juga

Efisiensi anggaran APBD dan APBN yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah ternyata sangat berdampak ke sektor industri perhotelan dan
Hotel-hotel di Sumbar “Tercekik” Dampak Efisiensi Anggaran, Food and Breakfast hingga Okupansi Menurun
Persaingan ketat terjadi dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Padang 2024 di TPS 004 Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara. TPS ini menjadi
Bawaslu Pesisir Selatan Bakal Bikin Kelas Pemilu di Sekolah
Hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Padang mulai dibangun di Kampung Talang, Koto Tuo, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh,
Huntap di Kampung Talang Mulai Dibangun, Bakal Ditempati 10 KK Korban Bencana Padang
PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Bagi masyarakat yang ingin mencari televisi baru, saat banyak pilihan smart TV dengan berbagai fitur canggih. Salah satu smart TV
5 Rekomendasi TV Polytron Terbaru, Bisa Nonton YouTube dan Vidio
Menjaga stabilitas harga pangan, Polda Sumbar menggelar gerakan pangan murah di seluruh kabupaten dan kota. Selain dikerahkan
Pemko Padang Panjang Lakukan Operasi Pasar Kendalikan Inflasi Bahan Pokok