Andre Rosiade: Amankan Tiket Olimpiade, Timnas U-23 Harus Bungkam Irak

Andre Rosiade: Amankan Tiket Olimpiade, Timnas U-23 Harus Bungkam Irak

Andre Rosiade bersama Ketum PSSI Erik Thohir. (Foto: Dok. AR)

Langgam.id – Pencinta Timnas Indonesia U-23 Andre Rosiade mengatakan, gagal ke final Piala Asia U-23 belumlah kiamat bagi Timnas. Kekalahan 2-0 dari Uzbekistan U-23 tidak menghapus asa Garuda Muda mentas di Olimpiade Paris 2024 ini.

Menurutnya, masih ada perebutan tempat ketiga yang bisa dilewati untuk lolos menempati satu slot di pentas olahraga terbesar di dunia itu, yakni dengan memenangi laga tersebut. Lawan yang akan dihadapi adalah Irak U-23.

“Kami melihat langsung laga melawan Uzbekistan U-23 di Qatar. Memang, para pemain kecewa. Tapi mereka tidak putus asa. Mereka sangat tegar dan siap menghadapi laga berikut melawan Irak U-23 pada Kamis malam sekitar pukul 22.30 WIB. Semua bertekad bulat untuk menang dan lolos ke Olimpiade Paris, Prancis akhir tahun ini,” kata Anggota DPR RI asal Sumbar ini, Kamis (2/5/2024).

Andre Rosiade yang masih berada di Qatar juga bakal menyaksikan langsung Garuda Muda berlaga di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar itu. Dia akan kembali mendampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk memotivasi para pemain agar tetap semangat. “Seperti kata pak Ketum PSSI Erick Thohir, kekalahan lawan Uzbekistan U-23 memang berat, tapi kita tak boleh menyerah. Kita harus fight back dan mengamankan tiket Olimpiade,” kata Andre Rosiade.

Karena Andre Rosiade menyakini, banyak faktor yang membuat Indonesia akan menang. Seperti strategi yang efektif dari pelatih untuk memanfaatkan kekuatan timnya. Lalu kinerja individu dari para pemain kunci, termasuk performa yang bagus dari pemain bertahan, penyerang, dan kiper. Apalagi juga ada motivasi dan semangat bertanding yang tinggi dari para pemain, yang mungkin dipengaruhi oleh dukungan dari para suporter yang sangat banyak di stadion.

“Kami akan terus memberikan dukungan kepada Timnas U-23 agar terus meraih prestasi. Kami akan mendorong mereka untuk bermain dengan semangat dan kebanggaan untuk negara. Kami meminta semua pihak, baik pemerintah swasta, maupun masyarakat, untuk terus mendukung Timnas. Selanjutnya, kita semua harus mendukung upaya-upaya pembinaan bakat-bakat muda dan pembangunan infrastruktur olahraga yang memadai,” kata anggota Komisi VI DPR ini.

Meski kalah di semifinal, Andre menyebut, hal itu sudah merupakan prestasi besar yang harus diapresiasi. Karena membutuhkan kerja keras semua pihak. “Prestasi Timnas Indonesia U-23 adalah hasil dari kerja keras seluruh stakeholder dalam dunia sepakbola Indonesia. Kerjasama yang terus-menerus diperlukan untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan,” katanya.

Andre menyebut, kemenangan melawan Irak U-23 nantinya akan menjadi momentum positif bagi pemain muda Indonesia untuk terus berkembang dan menginspirasi generasi mendatang untuk mengejar mimpi mereka dalam olahraga. “Menang dan juara tiga. Tapi yang paling penting adalah berkompetisi di Olimpiade yang berisikan tim-tim tangguh dunia. Bahkan bisa bertemu bintang-bintang besar senior yang bisa masuk dalam Timnas peserta. Karena setiap tim dapat membawa 3 pemain senior,” kata Andre Rosiade. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Negara itu berisi manusia. Pengelola negara adalah manusia, demikian pula warga negaranya. Karena itu, memikirkan negara kemanusiaan
Bung Hatta dan Negara Kemanusiaan
Semen Padang FC menatap laga berat menghadapi Bali United pada pekan ke-18 Super League 2025/2026, yang menjadi pertandingan pembuka putaran
Semen Padang FC Siap Curi Poin di Kandang Bali United
Semen Padang FC tengah negosiasi dengan pemain lokal baru untuk memperkuat pada putaran kedua Super League 2025/2026. Hal tersebut
Semen Padang FC Lagi Tahap Negosiasi dengan Pemain Lokal Baru
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang
Pemko Padang bersama stakeholder terkait berencana akan mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago untuk mengatasi krisis air
Pemko Padang Bakal Alirkan Air ke Irigasi Gunung Nago Atasi Krisis di Kuranji dan Pauh
Sejak umur 21 tahun, tahun 1970, Mawardi Malin Kayo telah mulai mengajar silat aliran Kumango di Jorong, Koto Tuo Salimpaung. Sanad silat
Mengenang Mawan Malin Kayo, Generasi Ketiga Silek Tuo Kumango