Akibat Maraknya Pungli, Taman Bunga Puncak Tonang Pasaman Resmi Ditutup

Langgam.id - Taman Bunga Puncak Tonang di Nagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman resmi ditutup untuk umum.

Taman Bunga Puncak Tonang di Nagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumbar. [Foto: IG @tamanbungapuncaktonang]

Langgam.id - Taman Bunga Puncak Tonang di Nagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman resmi ditutup untuk umum. Penutupan objek wisata itu disebut karena maraknya Pungutan Liar (Pungli) di jalan menuju lokasi.

Penutupan Taman Bunga Puncak Tonang itu juga tekah diumumkan di Instagram resmi @tamanbungapuncaktonang. "Izin pamit, Taman Bunga Puncak Tonang Tutup untuk umum bertepatan dengan hari pariwisata dunia. Semoga suatu saat kami bisa kembali hadir untuk pariwisata Pasaman," tertulis di akun tersebut.

Lalu dituliskan, bahwa penyebab penutupan taman bunga itu akibat maraknya Pungli sepanjang jalan menuju taman, ditambah berat nya jalan menuju taman.

"Ini memberatkan pengunjung. Terimakasih pengunjung dengan segala kendala tetap berkunjung ke Taman sampai 25 September 2022. Per 27 September 2022 kami pamit," tulisnya.

Diketahui, Puncak Tonang merupakan salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi jika berada di Kabupaten Pasaman, tepatnya di Nagari Sundata, Kecamatan Lubuk Sikaping, Sumatra Barat. Pasalanya, di kawasan ini kamu dapat menikmati indahnya hamparan bunga seperti berada di Keukenhof, taman bunga terindah di dunia yang ada di Belanda.

Taman bunga yang ditata sedemikian rupa sehingga menampilkan keindahan yang alami. Di sini kmau dapat menikmati beragam jenis bunga dan tanaman warna- warni. Seperti bunga mawar, bunga anggrek, bunga tapak dara pink, bunga lavender, bunga begonia, dan masih banyak lagi.  Bunga-bunga di Puncak tonang ditanam berdasarkan jenis dan tumbuh membentuk pola-pola menarik menjadikan tempat ini pilihan tempat untuk berfoto.

Selain itu, di sini juga disediakan spot foto unik yang bisa buat hasil foto kamu jadi instagramable. Jadi Puncak Tonang cocok buat kamu yang senang swafoto.

Pemandangan di Puncak Tonang juga masih asri karena lokasinya yang berada di ketinggian dan dikelilingi pohon rindang. Membuat udara menjadi sejuk sehingga kamu betah berlama-lama di Puncak Tonang.

Untuk sampai ke objek wisata Puncak Tonang, wisatawan hanya perlu menempuh perjalan dengan kendaraan sekitar 25 menit dari Lubuk Sikaping. Dengan membayar tiket sebesar Rp 10 ribu, kamu sudah bisa menikmati keindahakan Puncak Tonang.

Baca juga: Puncak Tonang, Keindahan Alam Pasaman Berbalut Warna-warni Bunga 

Sebelum menjadi objek wisata Puncak Tonang dulunya adalah hutan belantara seluas 20 hektare yang tidak difungsikan. Kemudian Pemerintah setempat berinisiatif untuk mengelola dan mulai mulai menanami lokasi ini dengan berbagai macam tanaman.

Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Desa Wisata Nagari Adat Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Foto/Kemenpar.go.id
Data BPS: Kunjungan Wisatawan Asal Singapura ke Sumbar Meningkat Tajam
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau kondisi jembatan rusak di Jorong Lanai Hilir, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto,
Pemerintah Bakal Bangun Jalan dan Jembatan Rusak di Pasaman Senilai Rp26,5 M
Beberapa waktu lalu viral video seorang penghulu di Pasaman rela menyeberangi arus sungai yang deras demi menjalankan tugas melangsungkan
Cerita Ahad, Penghulu di Pasaman yang Rela Seberangi Sungai Demi Nikahkan Catin
Video seorang perempuan berenang menyeberangi sungai viral di sejumlah paltform media sosial. Tapa rasa takut, sungai yang berwarna coklat
Jembatan Putus, Bidan Desa di Pasaman Seberangi Sungai Demi Obati Warga
PSU Pilkada Pasaman bakal digelar pada Sabtu (19/4/2025). PSU Pilkada Pasaman ini merupakan satu-satunya Pilkada ulang di Sumbar.
Hasil Survei Liberte Institute, Sabar AS-Sukardi Unggul di PSU Pasaman
PSU Berulang di Sumatera Barat: Cacat Teknis atau Cacat Hukum?
PSU Berulang di Sumatera Barat: Cacat Teknis atau Cacat Hukum?