Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Disertai Hujan di Padang

Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Disertai Hujan di Padang

Jalan Gereja, Kota Padang pada Minggu (30/6/2019) pagi sudah bisa kembali dilalui setelah sebelumnya tertutup akibat pohon tumbang. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Sejumlah pohon bertumbangan akibat angin kencang yang disertai hujan pada Sabtu (29/6/2019) sore hingga malam.

Di Jalan Gereja, depan SMP Maria, Kota Padang sebuah pohon tumbang jelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Pohon dengan panjang sekitar 16 meter dan diameter 1 meter itu, membelintang badan jalan. Akibatnya, akses lalu lintas di lokasi tersebut sempat terputus total.

Petugas BPBD Padang langsung bekerja tengah malam memotong pohon, hingga pada Minggu (30/6/2019) dini hari, sudah bisa dilalui kembali.

Kasi Kedaruratan BPBD Padang Sutan Hendra dalam keterangan persnya mengatakan, pihaknya langsung mengevakuasi pohon karena mengganggu lalu lintas.

Sebelumnya, menurut Hendra, sejak sore hingga malam, tiga pohon lainnya juga tumbang di kawasan Bukit Lampu dan di Kelurahan Batang Arau.

“Untuk yang di Batang Arau, baru dibersihkan pagi. Di samping gelap, juga sangat beresiko dikerjakan malam,” ujarnya, dalam rekaman yang dilansir di grup BPBD Padang.

BPBD Padang melaporkan, tidak ada korban dalam berbagai kejadian tersebut. Namun, masyarakat diimbau berhati-hati ketika berkendaraan saat hujan, apa lagi bila angin kencang. “Banyak pohon pelindung di Padang sudah berusia tua.”

Masyarakat juga diimbau tidak memarkir kendaraan di bawah pohon, saat angin kencang. (*/SS)

Baca Juga

Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
Perwakilah kuasa hukum korban banjir Sumatra di PTUN Jakarta. (Foto LBH Padang)
Korban Banjir Sumbar hingga Aceh Gugat Negara, Tuntut Pemulihan dan Audit Lingkungan
BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2025 di wilayah yang tedampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Pascabencana, Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi di Januari 2026
BNPB Bangun 267 Huntara di Sumbar, Penyintas Banjir Berangsur Tinggalkan Lokasi Pengungsian
BNPB Bangun 267 Huntara di Sumbar, Penyintas Banjir Berangsur Tinggalkan Lokasi Pengungsian
Kementerian Pekerjaan Umum PU bersama Adhi Karya bergerak cepat melakukan penanganan sungai sebagai upaya pemulihan infrastruktur pasca
Kementerian PU dan ADHI Karya Tangani 21 Sungai Terdampak Banjir di Sumbar
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mempercepat pemulihan infrastruktur guna mendukung kembali aktivitas masyarakat terdampak
664 Unit Infrastruktur Terdampak Bencana Sumbar, Kementerian PU Percepat Pemulihan