Mulai Gunakan Absensi Online, Tingkat Disiplin ASN di Padang Meningkat

online asn

Absensi online ASN di Padang (dok.Diskominfo Kota Padang)

Langgam.id– Pemerintah Kota Padang mulai mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi kehadiran lewat aplikasi online di handphone. Akibat aturan tersebut, tingkat kedisplinan ASN di Kota Padang meningkat sejak Januari 2021.

“Iya, mulai Januari kita sudah menerapkan absensi online yang dapat diisi seluruh ASN lewat handphone masing-masing,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi Junir.

Ia mengatakan, setelah satu bulan diterapkan, tingkat disiplin ASN meningkat. “Karena jam kehadiran pegawai dapat terlihat jelas lewat aplikasi itu. Banyak yang datang tepat waktu,” ujarnya.

Baca juga: Pemko Padang Mulai Berlakukan Aturan Seragam ASN yang Baru Besok

Pemko Padang mewajibkan sebelum pukul 07.30 WIB, ASN sudah berada di kantor. Termasuk pulang sesuai jadwal, yakni pukul 16.00 WIB.

“Pelayanan kepada masyarakat membaik dan tepat waktu,” tutur Kepala BKPSDM.

Menurutnya, minimnya kehadiran pegawai akan berpengaruh ke jumlah tunjangan yang diterima. Karena angka kehadiran berkorelasi dengan tunjangan bulanan yang diterima.

“Apalagi sebentar lagi kita di Pemko Padang akan memberlakukan kelas jabatan, mesti ada pelaporan kinerja pegawai setiap jam, sehingga kinerja pegawai dapat terpantau dengan baik dan sesuai dengan penerimaan tunjangannya,” terang Suardi.(*/Ela)

Tag:

Baca Juga

Foto Pemain baru Semen Padang FC Rezaldi Hehanussa (tengah) usai membawa Persija Juara Liga 1 pada 2018
Rezaldi Hehanussa Siap Bawa Semen Padang FC Kembali ke Liga 1
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Cerita Pengendara Terjebak Macet di Sitinjau Lauik Selama 12 Jam
Ronaldo Kwateh menjalani debut saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (19/09/2025)
Eks Pemain Semen Padang FC Tagih Tunggakan Gaji, Manajemen: Tunggu Dana Sponsor
Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Lokasi sementara untuk pedagang terdampak revitalisasi Pasar Raya. Fajar
Revitalisasi Pasar Raya, Pemko Sediakan Area Sementara untuk Pedagang