Buaya Muara Bertelur di Kebun Sawit Agam, Warga Diminta Jaga Jarak

Buaya Muara Bertelur di Kebun Sawit Agam, Warga Diminta Jaga Jarak

Buaya (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Seekor buaya muara atau nama latin crocodylus porosus ditemukan bertelur di kawasan kebun kelapa sawit milik warga Jorong Ujuang Labuang Timur, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar).

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumbar Resort Agam Ade Putra mengatakan buaya tersebut diketahui membuat sarang dan bertelur ketika warga sedang melakukan pengolahan lahan dengan mempergunakan alat berat dalam rangka penanaman kelapa sawit dilokasi tersebut.

“Berdasarkan hasil pemantauan BKSDA diketahui jumlah telur satwa langka dan dilindungi tersebut sebanyak 53 butir, 7 diantaranya sudah pecah dan rusak,” katanya, Senin (25/1/2021).

Saat ini BKSDA sudah memasang spanduk pemberitahuan dan peringatan dilokasi yang berjarak 400 meter dari pemukiman warga tersebut.

Berdasarkan prilaku dan kebiasaan, telur buaya tersebut akan menetas dalam 90 sampai dengan 110 hari. Selama masa itu, sang induk akan selalu berada dan berjaga disekitaran sarangnya.

Selain itu, biawak dan kadal merupakan predator yang selalu mengintai keberadaan telur satwa buaya. Sehingga hal ini membuat sang induk lebih waspada dan agresif terhadap keberadaan makhluk lain di sekitarnya.

Ini merupakan keempat kalinya yaitu buaya bertelur di lokasi itu. Kejadian serupa juga pernah terjadi pada 2018, 2019, 2020. BKSDA menyebut buaya cenderung mencari tempat yang aman dan nyaman  untuk kawin dan bertelur.

“Sehingga diduga karena lokasi tersebut dianggap aman dan nyaman maka dijadikan tempat bertelur oleh satwa yang aktif pada malam hari tersebut,” katanya.

Buaya merupakan jenis satwa yang dilindungi oleh peraturan perundangan di Indonesia. Sesuai dengan undang-undang (UU) nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. (Rahmadi/ABW)

Tag:

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun