Fenomena Tanah Bergerak Terjadi di Agam, Retakan Mencapai 1 Km

Tanah yang retak parah

Ilustrasi tanah retak (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Fenomena alam tanah bergerak terjadi di kawasan Mudiak Sanok, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Senin(9/11/2020). Analisis sementara, gejala alam ini terjadi karena lokasi itu berada di jalur zona sesar atau patahan.

Pj Wali Nagari Koto Rantang, Mai Refni mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap fenomena tanah bergerak di kawasan Mudiak Sanok ini. Berdasarkan laporan tertulis, panjang retakan tanah sudah mencapai 1 kilometer.

“Pergeseran tanah sudah mencapai 1 kilometer, melingkari pinggang bukit yang melalui persawahan dan kebun masyarakat,” ungkap Mai, Senin (9/11/2020).

Berdasarkan hasil pengamatan awal bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) Koto Tabang dan Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Agam, tanah bergerak ini berada di jalur patahan. Dalam kurun waktu terakhir, pergeseran tanah makin terlihat, ditambah curah hujan yang cukup tinggi.

Mai juga memaparkan bahwa fenomena tanah bergerak ini sudah terjadi sejak tahun 2017 silam. Saat ini, kondisi dan garis retakan makin panjang dan meluas.

“Mengingat patahan yang terus menganga, kami menghimbau masyarakat yang berada di zona patahan untuk waspada akan potensi bencana,” tutup Mai. (Farhan/ABW)

Baca Juga

Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam