Beredar Video Beruang Muncul di Kawasan Kelok 44, Ini Penelusuran BKSDA Agam

beruang agam, beruang solok, makhluk misterius

Beruang madu yang terekam video warga, (Foto: Screenshot video jurnalis warga via BKSDA Agam)

Langgam.id – Sebuah video beredar memperlihatkan kemunculan satwa beruang madu atau nama latin Helarctos malayanus di sejumlah media sosial. Informasi menyebutkan, lokasinya berada di kawasan kelok 44, tepatnya di kelok ke 35, Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Agam, Sumatra Barat (Sumbar).

Merespons hal itu, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sumbar Resort Agam melakukan peninjauan ke lokasi pada Minggu (18/10/2020) lalu. Tim BKSDA melaksanakan klarifikasi dan pengecekan ke lapangan di lokasi satwa langka tersebut dilaporkan muncul.
.
Baca Juga: BKSDA Pastikan Beruang Terekam Video di Kelok 44 Bukan Pemangsa Kambing di Palembayan

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam Ade Putra membenarkan munculnya beruang di kawasan itu berdasarkan hasil klarifikasi, wawancara saksi mata dan hasil identifikasi lapangan. Menurutnya, satwa langka tersebut muncul di jalan pemukiman masyarakat berupa jalan beton, pada Senin (5/10/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. Jalan beton tersebut masih dekat dengan jalan Kelok 44 yang menghubungkan Maninjau dan Bukittinggi. Tepatnya, di Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak

“BKSDA menurunkan tim untuk melakukan klarifikasi dan identifikasi lapangan dengan melihat tanda-tanda keberadaan beruang madu berupa jejak kaki, cakaran dan lainnya di lokasi munculnya beruang tersebut,” katanya, Rabu (21/10/2020).

Hasil identifikasi lapangan diduga satwa hanya melintas dari kawasan hutan lindung yang berjarak radius 1 Km dari jalan raya. Pada saat pengecekan juga tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan satwa seperti cakar, jejak, kotoran dan lainnya disekitar pemukiman warga setempat.

BKSDA mengimbau kepada warga agar dapat berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di ladang ataupun di sawah.

Sebelumnya, diketahui sejak Minggu (18/10/2020) beredar video di media sosial kemunculan beruang madu di kelok 35. Dalam video berdurasi 42 detik tersebut terlihat beruang muncul di lokasi jalan beton yang berliku. Beruang terlihat berjalan dari arah sawah di bawah menuju ke jalan tersebut. Ketika tahu ada orang yang mengambil video, beruang berbalik arah. Kembali ke bawah dan kemudian berlari di areal persawahan milik warga setempat. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun