Prostitusi Online di Agam, 3 Muncikari Anak Bawah Umur Diringkus Polisi

Tiga muncikari prostitusi anak di bawah umur di Agam diringkus polisi. (Foto: Dok.Polres Agam)

Tiga muncikari prostitusi anak di bawah umur di Agam diringkus polisi. (Foto: Dok.Polres Agam)

Langgam.id – Polisi meringkus tiga pelaku yang terlibat praktik prostitusi online terjadi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar). Ketiganya diduga muncikari yang menawarkan anak di bawah umur kepada lelaki umur.

Informasinya, bisnis ekspolitasi seksual itu digerebek petugas kepolisian di sebuah indekos kawasan Kecamatan Lubuk Basung. Mereka adalah YP (18), IPS (20), dan RP (26). Selain para tersangka, polisi juga menyita tiga unit HP plus uang Rp250 ribu yang diduga hasil transaksi seks anak di bawah umur.

“Prostitusi ini memanfaatkan media daring. Bisnis prostitusi mereka kita ungkap dua pada Rabu lalu,” kata Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan dalam konfrensi pers di Mapolres Agam, Jumat (15/5/2020).

Ketiga muncikari ini juga memiliki peran yang berbeda. YP membujuk korban agar mau melayani tamu dengan imbalan uang tertentu. Lalu IPS sebagai penyedia kos untuk eksekusi dan RP bertugas mencari pria hidung belang melalui WhatsApp.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Polisi pun melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap para pelaku sesaat usai bertransaksi dengan pelanggan hidung belang.

“Mereka langsung ditangkap dan korban dijadikan sebagai saksi. Saat ini, kami masih mengembangkan kasusnya, apakah masih ada korban yang lain. Ini kasus pertama di wilayah hukum Polres Agam,” katanya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka diancam pasal 76i jo pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan kurungan 10 tahun penjara. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun