Pandemi Corona, 72 Ribu Orang Masuk ke Sumbar 2 Pekan Terakhir

Kasus Baru Covid-19 di Sumbar

Ilustrasi - virus corona (Covid-19). (Gambar: Alexandra Koch/pixabay.com)

Langgam.id- Sebanyak 72 ribu orang masuk ke Sumatra Barat (Sumbar), selama masa pandemi virus corona.

“Dari 31 Maret 2020 hingga 13 April 2020, orang yang telah masuk ke Sumbar berjumlah 72.564 jiwa,” ujar Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal, Rabu (15/04/2020).

Jasman mengatakan, rata-rata dalam sehari yang masuk mencapai 4.838 orang. Mereka melewati 10 pintu masuk di Sumbar.

Kata dia, ini sangat memprihatinkan, karena berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19 di Sumbar.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Gubernur Sumbar kembali mengeluarkan instruksi agar wali kota dan bupati membentuk pos pemantauan pendatang sampai ke tingkat jorong dan RT,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Sumbar Instruksikan Bentuk Posko Covid-19 di Setiap Jorong hingga RT

Ia mengatakan, pos pemantauan itu juga diminta untuk mengawasi masyarakat yang baru datang qan mewajibkan mereka di karantina atau isolasi mandiri di rumah.

Kata Jasman, wali kota dan bupati juga bisa melibatkan Polri dan TNI dalam membantu menindak ODP yang tidak mau mengindahkan instruksi tersebut.

“Karena banyak laporan, bahwa masyarakat yang baru datang ke kampungnya dari daerah terpapar Covid-19, masih tidak taat aturan. Duduk di warung-warung, tidak membatasi jarak dan tidak pakai masker,” ujarnya. (*/SRP)

Baca Juga

LPDP Bukan Satu-satunya Pilihan
LPDP Bukan Satu-satunya Pilihan
Sambut Ramadan dan Lebaran 2026, Indosat Pastikan Jaringan di Sumatra Aman
Sambut Ramadan dan Lebaran 2026, Indosat Pastikan Jaringan di Sumatra Aman
Bapenda Sumbar Luncurkan Program 'Sambako': Bayar Pajak 5 Menit di Pabukoan
Bapenda Sumbar Luncurkan Program ‘Sambako’: Bayar Pajak 5 Menit di Pabukoan
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan
Polda Sumbar Selidiki Kasus Video Call Sex Diduga Bupati Limapuluh Kota
Maestro Tari Ery Mefri Wafat
Maestro Tari Ery Mefri Wafat
BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
Luas Panen Padi Turun, Produksi Beras Sumbar 2025 Capai 800.613 Ton