Wisuda Pertama Tahun Ini, Unand Luluskan 1.694 Wisudawan

Wisuda Pertama Tahun Ini, Unand Luluskan 1.694 Wisudawan

Rektor Unand Yuliandri memberikan selamat kepada wisudawan. (Foto: Humas Unand)

Langgam.idUniversitas Andalas meluluskan sebanyak 1.694 wisudawan mulai dari tingkat diploma, sarjana, profesi, spesialis, magister hingga doktor.

“Wisuda I tahun ini, berlangsung selama dua hari yakni hari Jumat (21/2) untuk Program Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor, dan hari ini untuk Program Diploma dan Sarjana,” ujar Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unand, Imrizal, Sabtu (22/2/2020).

Dalam Wisuda kali ini untuk Program Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor meluluskan sebanyak 476 wisudawan dan untuk Sarjana serta Diploma sebanyak 1.218 wisudawan.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk prosesi wisuda I tahun 2020 pelaksanaanya masih sama dengan wisuda sebelumnya.

“Sedangkan untuk wisuda selanjutnya akan ada perubahan dimana pelaksanaan wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor akan digabung dalam satu hari yakni hari Sabtu,” jelasnya.

Ia menyebutkan ke depan, pelaksanaan wisuda tidak lagi berdasarkan kalender akademik sebagaimana sebelumnya 4 kali wisuda dalam satu tahun melainkan berdasarkan kouta wisudawan (1.000-1.200 orang) dengan prediksi 5 sampai 6 kali prosesi wisuda dalam satu tahun.

Sementara itu, Rektor Unand Yuliandri mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Dengan selesainya proses pendidikan format Diploma, Sarjana, Spesialis, Profesi, Magister dan Doktor tersebut, wisudawan berhak menyandang gelar tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Ia bertekad akan terus berupaya maksimal agar proses pendidikan di universitas ini terus menanjak naik menyamai universitas-universitas lainnya di Indonesia dan dunia.

Ia juga menyadari penyelenggaraan pendidikan tinggi merupakan simbiosis mutualisme dengan mahasiswa dan orang tua wali.

“Oleh karena itu, dukungan orang tua dan semua stakeholder sangat kami butuhkan, sebab tanpa dukungan tersebut tentu beban mengelola universitas ini akan terasa berat,” ujar Yuliandri.

Baca Juga

Mengubah Potensi Menjadi Nilai: Dari UMKM hingga Jamu Sehat, Jalan Baru Kemandirian Ekonomi Nagari Parambahan
Mengubah Potensi Menjadi Nilai: Dari UMKM hingga Jamu Sehat, Jalan Baru Kemandirian Ekonomi Nagari Parambahan
UNAND Luncurkan Aplikasi SIPANDA Dorong Digitalisasi Arsip
UNAND Luncurkan Aplikasi SIPANDA Dorong Digitalisasi Arsip
Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University