Asap Karhutla, Kualitas Udara di Beberapa Daerah Sumbar Masuk Kategori Tidak Sehat 

Asap Karhutla, Kualitas Udara di Beberapa Daerah Sumbar Masuk Kategori Tidak Sehat 

Kabut asap menyelimuti Kota Padang. (Foto: LSM/Langgam)

Langgam.id- Kualitas udara di Kota Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berdasarkan data IQAir, Rabu (21/10/2026) pagi.

Berdasarkan pemantauan pukul 08.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Padang tercatat 138. Polutan utama PM2.5 mencapai 50,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Selain Padang, sejumlah kabupaten dan kota lain di Sumbar juga mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif hingga tidak sehat.

Kota Padang Panjang mencatat AQI 131 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 47,6 µg/m³. Di Kota Bukittinggi, AQI berada pada angka 128 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 46,4 µg/m³.

Di Kota Solok, indeks kualitas udara mencapai 134 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 48,8 µg/m³. Sementara itu, di Arosuka, Kabupaten Solok, AQI tercatat 123 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 44,4 µg/m³.

Di Kabupaten Padang Pariaman, AQI di Parit Malintang mencapai 118 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 42,5 µg/m³. Adapun di Kota Pariaman, indeks kualitas udara tercatat 110 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 39,3 µg/m³.

Di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, AQI berada pada angka 108 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 38,5 µg/m³. Sementara itu, di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, AQI mencapai 105 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 37 µg/m³.

Kualitas udara terburuk di antara wilayah yang dipantau tercatat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, dengan AQI 156 atau kategori tidak sehat. Konsentrasi PM2.5 di wilayah tersebut mencapai 62,6 µg/m³.

Sementara itu, Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, mencatat AQI 99 atau kategori sedang, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 34,7 µg/m³.

Kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berarti kelompok seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit pernapasan atau jantung perlu lebih berhati-hati terhadap paparan polusi udara.

Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas berat di luar ruangan saat kualitas udara memburuk untuk meminimalkan paparan partikel halus PM2.5. (fx)

Tag:

Baca Juga

Hari Ini, Sejumlah Wilayah Sumbar Masih Berpotensi Alami Hujan
Hari Ini, Sejumlah Wilayah Sumbar Masih Berpotensi Alami Hujan
Rem Blong, Truk Bermuatan Semen Tabrak Rumah Warga di Solok
Rem Blong, Truk Bermuatan Semen Tabrak Rumah Warga di Solok
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Soroti Rendahnya Inklusi
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Soroti Rendahnya Inklusi
Bahayakan Pengguna Jalan, BPBD Agam Tebang 3 Pohon Rawan Tumbang
Bahayakan Pengguna Jalan, BPBD Agam Tebang 3 Pohon Rawan Tumbang
Dekatkan Pelayanan Pajak, Lapak Sabako Diusulkan di Balai Kota Padang
Dekatkan Pelayanan Pajak, Lapak Sabako Diusulkan di Balai Kota Padang
Optimalkan PAD, Pemko Padang Gandeng BRI untuk Digitalisasi Pajak dan Retribusi
Optimalkan PAD, Pemko Padang Gandeng BRI untuk Digitalisasi Pajak dan Retribusi