Langgam.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Barat, Zulkairni, menjadi salah satu penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi yang terbakar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026). Saat kejadian, ia berada di dalam kapal bersama istrinya.
KMP Batumandi melayani penyeberangan Merak–Bakauheni. Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat kapal mendekati Pelabuhan Merak dan berada sekitar satu kilometer dari pelabuhan.
Zulkairni mengatakan, ia dan istrinya berhasil selamat dari insiden tersebut. Keduanya telah dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Medika Cilegon.
“Alhamdulillah, kami selamat dan sekarang sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Zulkairni saat dikonfirmasi Langgam.id
Ia menjelaskan, perjalanan tersebut dilakukan bersama istrinya dari Padang menuju Depok untuk menemui anak dan cucunya.
“Kami berdua dengan istri. Kami sedang dalam perjalanan untuk melihat anak dan cucu di Depok,” katanya.
Setelah mengunjungi keluarga di Depok, Zulkairni berencana melanjutkan perjalanan ke Malang untuk menghadiri agenda Musyawarah Tarjih Muhammadiyah.
“Setelah dari Depok, kami terus ke Malang untuk menghadiri agenda Musyawarah Tarjih Muhammadiyah,” tuturnya.
Kebakaran terjadi menjelang KMP Batumandi bersandar di Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Saat itu, kapal berada sekitar satu kilometer dari pelabuhan.
“Ketika sudah mendekati ke pelabuhan, asap tebal membumbung di belakang kapal,” katanya.
Zulkairni dan istrinya menjadi bagian dari penumpang yang terdampak insiden tersebut. Keduanya berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis setelah kejadian. (HER)






