Diduga Rawan Peredaran Narkoba, Polda Sumbar Gerebek 2 Pasar di Padang

Langgam.id – Polda Sumatra Barat lakukan penggerebekan dua lokasi yang diduga rawan peredaran narkoba di Kota Padang. Kedua lokasi tersebut, Pasar Gaung, Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan, dan Pasar Pagi Juanda Kecamatan Padang Barat.

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin mengatakan, penindakan dilakukan berdasarkan pemetaan dan laporan lapangan. Namun, ia mengakui pemetaan kampung narkoba di Sumbar belum dilakukan secara menyeluruh.

“Dasar tindakan ini dilakukan dari hasil pemetaan di Pasar Gaung, sehingga kita menyasar ke Pasar Pagi Juanda tadi pagi,” kata Solihin seusai konferensi pers di Polda Sumbar, Kamis (15/10/2026).

Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba akan dilanjutkan melalui penindakan terhadap pengedar serta penanganan pengguna. Pihaknya, meminta masyarakat melaporkan informasi tentang dugaan peredaran narkotika di lingkungan mereka.

“Kita sementara belum kita petakan. Tapi kami minta kepada instansi dan masyarakat bantu untuk berikam informasi tersebut,” ujar polisi berpangkat bintang satu itu.

Di Pasar Gaung, polisi mengamankan 12 orang, satu orang perempuan, dan 11 laki laki termasuk Cici (30), yang dijuluki “Ratu Sabu-sabu”, pada Jumat (9/10/2026). Dari pemeriksaan urine, enam orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita 211 paket kecil dan satu paket besar sabu, timbangan digital, serta uang tunai Rp4,4 juta.

Sementara itu, penggerebekan di Pasar Pagi Juanda pada Kamis (15/10/2026) menyasar lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika. Operasi tersebut, melibatkan 223 personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda Sumbar, BNNP Sumbar, Brimob, Satpol PP, dan instansi terkait.

21 pria yang seluruhnya positif menggunakan narkoba berdasarkan tes urine. Polisi juga menyita ekstasi, sabu, ganja, timbangan digital, alat isap atau bong, senjata tajam, dan senapan angin.

Solihin mengatakan, para pengguna akan menjalani asesmen bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumbar untuk menentukan penanganan selanjutnya.

“Kita tunggu hasil penyidikan. Narkoba ini merusak sekali, kasihan generasi muda kita,” kata Solihin.

Selain menindak lokasi yang diduga rawan, Solihin mengatakan Polda Sumbar telah menertibkan bandar dan pengedar dalam sejumlah kasus sebelumnya seperti peredaran ganja lintas provinsi. Namun, pihaknya dalam kasus ini belum ada tertangkap bandar maupun pengedar.

“Untuk bandar dan pengedar belum ada kita tertibkan. Tim kita akan menindaklanjut, kasus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Solihin mengatakan pengawasan juga diarahkan pada jalur yang berpotensi digunakan untuk memasukkan atau mentransitkan narkoba, termasuk bandara. Dan membutuhkan pengawasan aparat dan dukungan masyarakat.

“Upaya ini memerlukan masukan dari masyarakat. Kami berkolaborasi dengan BNNP dan instansi terkait. Kalau polisi sendiri tentu terbatas, tetapi jika kita bersatu, kita bisa mengamankan wilayah kita dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia menegaskan setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Sekecil apa pun informasi akan kami atensi agar tidak ada narkoba yang masuk ke wilayah kita,” katanya. (HER)

Baca Juga

Polda Sumbar Tangkap 21 Orang di Padang dalam Kasus Narkoba 
Polda Sumbar Tangkap 21 Orang di Padang dalam Kasus Narkoba 
Kapolri Mutasi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza, Ini Jabatan Barunya
Kapolri Mutasi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza, Ini Jabatan Barunya
Polda Sumbar menggerebek kawasan Gaung Padang. (Dok. Istimewa)
Polda Sumbar Gerebek “Kampung Narkoba” di Gaung Padang: 12 Orang Diamankan, 6 Positif Narkotika!
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Jawari Siap Lanjutkan Program Pendahulu
Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Jawari Siap Lanjutkan Program Pendahulu
Tinggalkan Polda Sumbar, Irjen Djati Titip Tunggakan Perkara ke Penggantinya
Tinggalkan Polda Sumbar, Irjen Djati Titip Tunggakan Perkara ke Penggantinya
Penyegaran Organisasi, 4 PJU Polda Sumbar Resmi Berganti
Penyegaran Organisasi, 4 PJU Polda Sumbar Resmi Berganti