Banjir Kembali Rendam Lubuk Minturun, Forum DAS Sumbar Soroti Pendangkalan Sungai

Langgam.id – Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumatera Barat (Sumbar), Isril Berd, menyoroti pendangkalan sungai sebagai salah satu faktor yang perlu diperiksa menyusul banjir yang kembali merendam permukiman warga di Lubuk Minturun, Kota Padang. Pendangkalan akibat sedimentasi dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung aliran air.

Isril yang juga Guru Besar Universitas Gunadarma mengatakan, banjir terjadi ketika volume air yang mengalir melebihi kapasitas sungai. Selain kondisi sungai, tingginya debit air dari hulu dan perubahan tutupan lahan di kawasan DAS juga perlu menjadi perhatian.

“Selain kondisi sungai, tingginya debit air dari hulu dan perubahan tutupan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) juga perlu menjadi perhatian,” katanya, Senin (12/10/2026).

Menurut Isril, sungai merupakan drainase alami yang kapasitasnya dipengaruhi karakteristik dan luas DAS. Ketika volume air melampaui kemampuan sungai menampung aliran, air akan meluap ke kawasan di sekitarnya.

“Kalau melebihi kemampuan drainase alam, sungai tentu melimpah ke kanan dan kiri. Itulah yang dikatakan banjir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, DAS Kuranji, DAS Air Dingin, dan DAS Arau memiliki karakteristik yang perlu diperhatikan. Ketiga DAS tersebut berhulu di lereng Bukit Barisan, sementara jarak aliran air menuju kawasan perkotaan relatif pendek.

Kondisi tersebut membuat air hujan dari kawasan hulu dapat mengalir dengan cepat menuju permukiman di bagian bawah, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Selain itu, Isril menyoroti berkurangnya tutupan hutan di kawasan hulu akibat alih fungsi lahan, pembukaan lahan pertanian, dan penebangan pohon.

“Kalau hutan alami, air hujan itu disimpan di dalam tanah sehingga mata air bisa hidup sepanjang hari. Kalau lahannya terbuka, air hujan lebih banyak mengalir di permukaan dan masuk ke sungai,” katanya.

Menurutnya, peningkatan aliran permukaan menyebabkan volume air yang masuk ke sungai bertambah dalam waktu singkat. Jika debit air melampaui kapasitas sungai, air berpotensi meluap dan menggenangi permukiman warga.

Pendangkalan Sungai Perlu Diperiksa

Selain perubahan tutupan lahan di kawasan hulu, Isril menyoroti posisi kawasan perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun yang berada di sekitar tikungan sungai. Bentuk alur sungai turut memengaruhi arah dan kekuatan arus ketika debit air meningkat.

“Pada tikungan sungai, arus cenderung lebih kuat di sisi luar tikungan. Jika volume air meningkat dan melampaui kapasitas sungai, luapan dapat mengarah ke kawasan sekitarnya, termasuk permukiman yang berada di jalur luapan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendangkalan sungai perlu diperiksa karena sedimentasi dapat mengurangi ruang tampung air. Namun, besarnya pengaruh pendangkalan terhadap banjir di Lubuk Minturun belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan langsung terhadap kondisi sungai.

“Untuk memastikan seberapa besar pengaruh pendangkalan terhadap banjir di Lubuk Minturun diperlukan pemeriksaan kondisi sungai, ketebalan sedimentasi, perubahan alur, serta debit air,” katanya.

Isril menegaskan, penanganan banjir tidak cukup hanya dilakukan di kawasan permukiman yang terdampak. Pemerintah perlu mengevaluasi kondisi hulu DAS, perubahan tutupan lahan, serta kapasitas sungai dalam menampung aliran air.

“Evaluasi tersebut penting agar penyebab banjir dapat diketahui secara lebih menyeluruh dan langkah penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi sungai serta kawasan di sekitarnya,” tutupnya. (HER)

Tag:

Baca Juga

12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
34,5 Ha Sawah di Padang Rusak Akibat Banjir Bandang, Pemko Usulkan Rehabilitasi
34,5 Ha Sawah di Padang Rusak Akibat Banjir Bandang, Pemko Usulkan Rehabilitasi
Akses Jalan Kampung Guo Putus Diterjang Banjir, 3 Alat Berat Dikerahkan
Akses Jalan Kampung Guo Putus Diterjang Banjir, 3 Alat Berat Dikerahkan
Wako Padang: Zona Rawan Bencana Secepatnya Ditetapkan
Wako Padang: Zona Rawan Bencana Secepatnya Ditetapkan
Trauma Banjir Menghantui Warga Kampung Apar dan Lumin Park, Relokasi Jadi Harapan
Trauma Banjir Menghantui Warga Kampung Apar dan Lumin Park, Relokasi Jadi Harapan
Rumah Kembali Rusak Diterjang Banjir, Warga Guo Kuranji Butuh Bantuan Perbaikan
Rumah Kembali Rusak Diterjang Banjir, Warga Guo Kuranji Butuh Bantuan Perbaikan