Langgam.id– Akses jalan di Kampung Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, putus setelah diterjang banjir bandang pada Sabtu (10/10/2026). Tiga alat berat dikerahkan untuk memperbaiki jalan yang rusak agar kembali bisa dilalui masyarakat.
Pantauan di lokasi, Senin (12/10/2026), dua alat berat tampak bekerja menata material batu dari sungai. Material tersebut disusun untuk membentuk kembali badan jalan yang terban akibat terjangan banjir.
Jalan yang rusak berada di dekat jembatan penyeberangan, beberapa ratus meter dari bendungan Sungai Guo. Kerusakan tersebut membuat akses warga dari arah posko pengungsian Lapau Munggu menuju bendungan terputus.
Hujan dengan intensitas lebat juga masih mengguyur kawasan tersebut saat proses perbaikan berlangsung. Meski demikian, alat berat tetap bekerja menumpuk dan merapikan material batu, untuk membentuk jalur yang dapat digunakan warga.
Warga Kampung Guo, Ernita, mengatakan banjir bermula ketika hujan lebat, mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Kondisi itu kemudian memicu peningkatan debit air Sungai Guo hingga alarm peringatan berbunyi.
“Akibatnya, jalan di dekat jembatan penyeberangan di Kampung Guo terputus. Rumah-rumah warga juga hancur, termasuk rumah saya,” kata Ernita, Senin (12/10/2026).
Ernita menjelaskan, rumahnya berada di kawasan Kampung Guo. Lokasi tersebut juga pernah dilanda banjir pada akhir tahun 2025.
Namun, banjir pada banjir ketika tmerusak rumahnya. Kerusakan berat baru terjadi pada teras rumah yang hancur dan pondasi rumah miring.
“Sebenarnya banjir sudah empat kali di sini, awalnya akhir November 2025 lalu, kemudian terakhir 3 Agustus 2026. Dua banjir sebelumnya rumah saya masih aman, tapi saat terjadi lagi pada Sabtu lalu kembali hancur,” ujarnya.
Banjir terbaru tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga memutus akses jalan di sekitar aliran Sungai Guo.
Hingga Senin sore, hujan masih mengguyur Kampung Guo. Tiga alat berat juga masih bekerja menata material batu untuk memperbaiki jalan yang putus akibat banjir. (HER)






