Cerita Satpam Saat Banjir Menerjang Lumin Park Padang, Air Naik Drastis dalam 30 Menit

Langgam.id – Air sungai meluap dan menerjang Perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026) siang. Arus deras masuk ke kawasan permukiman hingga merusak pagar pembatas dan merendam rumah warga.

Salmi Sehendra, petugas satuan pengamanan (satpam) perumahan, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 12.30 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Debit air sungai yang berada di dekat perumahan terus meningkat hingga akhirnya meluap ke permukiman.

“Awalnya sekitar pukul 12.30 WIB, air sungai mulai naik. Air masuk dari bagian depan perumahan, dekat pagar ruko, dan aliran sungai mulai membesar,” ujarnya ditemui langgam.id, Minggu (11/10/2026).

Situasi semakin parah sekitar pukul 13.00 WIB. Menurut Salmi, arus air semakin deras dan datang dari dua arah, yakni bagian depan dan belakang perumahan, hingga menerobos masuk ke kompleks.

“Sekitar pukul 13.00 WIB, air semakin besar dan deras. Air juga datang dari arah belakang, sehingga langsung masuk ke kawasan perumahan,” kata dia.

Derasnya arus membuat pagar pembatas perumahan rusak hingga tercopot. Salmi memperkirakan ketinggian air di dalam kompleks sempat mencapai sekitar dua meter.

“Ketinggian air saat itu diperkirakan mencapai dua meter,” tuturnya.

Banjir terjadi ketika sebagian warga tengah menunaikan salat Zuhur. Cepatnya air masuk membuat sejumlah penghuni tidak sempat menyelamatkan kendaraan maupun barang-barang di dalam rumah.

“Ketika air sudah membesar, rumah mereka sudah digenangi air. Sebagian warga ada yang di rumah, dan sebagian tidak ada di rumah,” jelasnya.

Air mulai berangsur surut sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Namun, banjir menyisakan endapan pasir dan lumpur yang menutupi jalan, halaman, hingga bagian dalam rumah warga.

“Air mulai surut sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Setelah surut, jalan dan rumah warga dipenuhi lumpur serta pasir,” ungkapnya.

Pantauan Langgam.id pada Minggu (11/10/2026), menunjukkan lumpur dan pasir masih menutupi jalan di dalam kompleks perumahan. Sejumlah penghuni terlihat membersihkan rumah dan mengeluarkan perabotan, seperti sofa dan lemari, yang dipenuhi lumpur.

Dampak banjir juga terlihat pada kendaraan milik warga. Sejumlah mobil, di antaranya Toyota Calya, Honda CR-V, Daihatsu Rocky, Honda BR-V, dan Honda HR-V, tampak terdampak lumpur.

Sejumlah personel kepolisian turut membantu warga membersihkan sisa material banjir yang menutupi jalan dan halaman rumah di kawasan perumahan tersebut. (WAN)

Baca Juga

Potret Lumin Park Padang Usai Banjir: Jalan Berlumpur, Perabotan Berserakan
Potret Lumin Park Padang Usai Banjir: Jalan Berlumpur, Perabotan Berserakan
Lumin Park dan Lapau Munggu Kembali Banjir, Ada Apa dengan Tata Ruang Padang?
Lumin Park dan Lapau Munggu Kembali Banjir, Ada Apa dengan Tata Ruang Padang?
672 Warga Mengungsi dan Akses Guo Terputus Dampak Banjir Padang
672 Warga Mengungsi dan Akses Guo Terputus Dampak Banjir Padang
Dinsos Padang Siapkan Dapur Umum Bantu Korban Banjir
Dinsos Padang Siapkan Dapur Umum Bantu Korban Banjir
Kondisi banjir di kawasan Lumin Park Lubuk Minturun, Koto Tangah, Padang. (Dok. Istimewa)
Lumin Park Padang Berulang Dihantam Banjir, Walhi Sumbar Desak Evaluasi Penataan Ruang Daerah Rawan Bencana
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi