Langgam.id — Api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 segera diarak dari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar menuju Kota Padang. Kirab ini menjadi bagian penting menjelang pembukaan pesta olahraga terbesar di Ranah Minang sekaligus simbol semangat dan persatuan 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Prosesi pengambilan Api Porprov XVI dijadwalkan berlangsung di Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (30/9/2026).
Setelah diambil, api akan dibawa dalam perjalanan kirab menuju sejumlah daerah sebelum akhirnya tiba di Kota Padang. Rangkaian tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (2/10/2026), bertepatan dengan prosesi pembukaan Porprov XVI Sumbar.
Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus mengatakan, api Porprov bukan sekadar bagian dari seremoni pembukaan. Api tersebut menjadi simbol semangat olahraga yang terus dijaga dan diwariskan dari satu penyelenggaraan ke penyelenggaraan berikutnya.
“Api Porprov ini ibaratnya sudah berusia delapan tahun. Hari ini kita datang untuk menjemput api tersebut, kemudian membawanya dan menyalakannya kembali sebagai simbol semangat,” ujar Hamdanus.
Menurutnya, perjalanan api dari satu daerah ke daerah lain juga menggambarkan persatuan seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
“Api ini adalah api yang mempersatukan 19 kabupaten dan kota. Kita ingin api ini kita jaga, jangan sampai padam. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk perjalanan olahraga Sumatera Barat ke depan,” katanya.
Hamdanus berharap api tersebut menjadi simbol kebangkitan olahraga Sumatera Barat dan memunculkan semangat bagi para atlet, pelatih, ofisial serta seluruh masyarakat yang terlibat dalam Porprov XVI.
“Kita berserah diri kepada Allah SWT, semoga api ini menjadi anugerah dan kekuatan bagi kebangkitan serta kejayaan Ranah Minang,” tuturnya.
Berdasarkan rangkaian yang telah disiapkan Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumbar, setelah prosesi pengambilan di Pariangan, api akan diberangkatkan menuju Kabupaten Padang Pariaman pada Rabu (30/9/2026).
Api dijadwalkan berangkat dari Tanah Datar sekitar pukul 14.00 WIB dan diperkirakan tiba di Padang Pariaman sekitar pukul 16.00 WIB. Di daerah tersebut, api akan diinapkan selama satu malam.
Perjalanan berlanjut pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Api akan diserahterimakan kepada tim PB Porprov untuk kemudian dibawa menuju Kota Padang.
Rombongan selanjutnya bergerak menuju pintu tol Kota Padang. Sekitar pukul 10.00 WIB, dilakukan serah terima api kepada Wali Kota Padang.
Setelah itu, Api Porprov akan diinapkan di Kota Padang selama satu malam sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi pembukaan.
Puncak kirab dijadwalkan berlangsung Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Api akan diserahterimakan dari Wali Kota Padang kepada tim PB Porprov untuk kemudian dibawa menuju lokasi pembukaan Porprov XVI Sumbar.
Di lokasi tersebut, api akan dinyalakan dalam prosesi pembukaan sebagai tanda dimulainya Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar, PB Porprov XVI Sumbar telah membentuk Tim Kirab Api.
Ketua PB Porprov XVI Sumbar Editiawarman menerbitkan Surat Tugas Tim Kirab Api Porprov XVI Tahun 2026 bernomor 02/ST/K-SB/PB.PORPROV/IX/2026 pada 28 September 2026.
Tim tersebut bertugas mulai 29 September hingga 1 Oktober 2026 untuk mempersiapkan dan mengawal rangkaian kirab api.
Dalam surat tugas tersebut, tim diminta berkoordinasi dengan pihak terkait serta melaksanakan seluruh rangkaian acara kirab dengan penuh tanggung jawab.
Kirab Api Porprov XVI Sumbar nantinya menjadi perjalanan simbolik yang menghubungkan sejumlah daerah sebelum api tiba di Kota Padang.
Bagi KONI Sumbar, perjalanan tersebut bukan semata-mata membawa api menuju panggung pembukaan. Lebih dari itu, kirab diharapkan menjadi pengingat bahwa Porprov merupakan ajang yang mempertemukan atlet dan insan olahraga dari seluruh Sumatera Barat dalam semangat persatuan dan prestasi.
“Semoga dari api ini lahir semangat, persatuan dan prestasi yang membawa Sumatera Barat menuju kebangkitan dan kejayaan,” kata Hamdanus. (HER)




