Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar tetap digelar mulai 2 Oktober 2026. Namun, lokasi pembukaan yang semula direncanakan di Kota Solok dipindahkan ke Kota Padang.
Keputusan tersebut diambil setelah Pemerintah Kota Solok mengajukan permintaan agar pembukaan Porprov ditunda, atau dilaksanakan di daerah lain menyusul bencana galodo yang melanda Kabupaten Solok pada 21 September 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Tasliatul Fuaddi menegaskan, tidak ada perubahan terhadap jadwal pelaksanaan Porprov.
“Pelaksanaan Porprov tahun 2026 tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Tidak ada pengunduran jadwal, tetap dilaksanakan,” kata Fuad, Senin (28/9/2026).
Ia mengatakan, pembukaan Porprov Sumbar akan dilaksanakan di Istana Gubernur Sumbar. Pemindahan lokasi pembukaan tidak memengaruhi rangkaian pertandingan Porprov. Seluruh cabang olahraga tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
“Seluruh rangkaian pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” kata dia.
Fuad menyebutkan persiapan pembukaan terus dilakukan oleh panitia. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seremoni pembukaan dapat berlangsung pada 2 Oktober mendatang.
“Proses persiapan jelang dilaksanakannya pembukaan masih terus dilaksanakan,” ungkapnya. .
Sebelumnya, Pemerintah Kota Solok melalui Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menyurati Gubernur Sumbar pada 26 September 2026.
Dalam surat itu, Pemko Solok menyampaikan bahwa persiapan atlet dan pelaksanaan Porprov di Kota Solok telah dilakukan. Namun, Pemko meminta agar pembukaan ditunda karena suasana duka pascabencana galodo yang melanda Kabupaten Solok.
Kepala Dispora Kota Solok Fidlwendi Alfi mengatakan, permintaan tersebut hanya berkaitan dengan seremoni pembukaan dan bukan penundaan keseluruhan pelaksanaan Porprov.
Ia menyebut apabila pembukaan tetap digelar pada 2 Oktober, penentuan lokasi alternatif menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar. (WAN)




