Segini Harga Cabai di Pasar Raya Usai Jalur Solok-Padang Terganggu Akibat Galodo

Langgam.id- Jalur Solok-Padang terputus sementara akibat material galodo, yang menutup badan jalan di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. Meski akses dari daerah pemasok terganggu, harga cabai di Pasar Raya Padang masih bertahan kisaran Rp60 Selasa (22/9/2026).

Pedagang Pasar Raya Padang, Meri (41), mengatakan harga cabai yang dijual  pedagang pengecer masih berada pada kisaran Rp55 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

“Cabai Jawa Rp55 ribu, cabai darek Rp55 ribu, cabai hijau Rp44 ribu, rawit Rp60 ribu, dan rawit setan Rp70 ribu,” kata Meri, Selasa (22/9/2026).

Menurut Meri, harga tersebut merupakan harga cabai di tingkat pedagang yang menjual kepada pengecer.

Sementara itu, pedagang pengecer, Santi (44), menjual cabai darek Kerinci seharga Rp60 ribu per kilogram.

“Cabai darek kami menjual kisaran Rp60 ribu dan Rp62 ribu,”katanya.

Kemudian cabai giling dijual Rp45 ribu per kilogram dan cabai hijau Rp45 ribu per kilogram. Sedangkan untuk komoditas bawang, Santi menyebut harga berada di kisaran Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram.

Santi mengatakan kondisi jalur Solok-Padang yang terdampak galodo belum membuat perubahan harga cabai di tingkat pengecer.

Jalur Solok-Padang di kawasan Arosuka sebelumnya tertutup material banjir bandang berupa lumpur dan material lainnya. Polisi mengimbau pengendara dari Solok menuju Padang maupun sebaliknya menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang.

Kondisi tersebut membuat distribusi komoditas dari wilayah Solok perlu menggunakan jalur alternatif.

“Pagi ini harga bahan pokok belum ada kenaikan, meski galodo di Solok. Jadi harga bahan pokok masih sama dengan harga dua hari belakang,” kata Santi. (fix)

Baca Juga

Jalur Solok-Padang Tertutup Material Galodo, Polisi Imbau Pengendara Lewat Padang Panjang
Jalur Solok-Padang Tertutup Material Galodo, Polisi Imbau Pengendara Lewat Padang Panjang
Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Material Batu Meluap ke Jalan Raya Solok-Padang
Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Material Batu Meluap ke Jalan Raya Solok-Padang
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?
Siapa Aktor di Balik Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat?
Kapolda Sumbar Ungkap Alasan Nonaktifkan Kapolres Mentawai
Kapolda Sumbar Ungkap Alasan Nonaktifkan Kapolres Mentawai
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Sumbar Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Sumbar Diundur, Tunggu Anggaran Diketok