TPK Hotel Berbintang di Sumbar Capai 51,86 Persen, Naik dari Tahun Lalu

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatra Barat (Sumbar) pada Maret 2023 sebesar 44,05 persen. Angka ini mengalami penurunan

Pangeran Beach Hotel merupakan salah satu hotel di Kota Padang. [foto: IG Pangeran Beach Hotel Padang]

Langgam.id — Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 51,86 persen pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar Nurul Hasanudin mengatakan, TPK hotel berbintang pada Juli 2026 mencapai 51,86 persen.

“TPK hotel bintang pada Juli 2026 berdasarkan laporan yang masuk tercatat sebesar 51,86 persen,” demikian dikutip dari publikasi BPS Sumbar, Kamis (17/9/2026).

Angka tersebut meningkat 4,22 poin persentase jika dibandingkan dengan TPK Juli 2025 yang tercatat sebesar 47,64 persen.

Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK hotel berbintang mengalami sedikit penurunan. Pada Juni 2026, TPK tercatat sebesar 52,16 persen atau turun 0,30 poin persentase pada Juli 2026.

Berdasarkan klasifikasi hotel, TPK tertinggi pada Juli 2026 tercatat pada hotel bintang tiga dengan tingkat hunian mencapai 59,59 persen. Selanjutnya hotel bintang empat sebesar 56,90 persen dan hotel bintang dua sebesar 48,28 persen.

Sementara itu, TPK hotel bintang satu tercatat paling rendah, yakni 32,68 persen.

Jika dibandingkan dengan Juni 2026, TPK hotel bintang satu dan bintang empat mengalami peningkatan masing-masing 1,35 poin dan 1,32 poin persentase.

Sebaliknya, TPK hotel bintang dua turun 1,21 poin persentase dan hotel bintang tiga turun 2,87 poin persentase.

Secara tahunan, seluruh klasifikasi hotel berbintang mencatat peningkatan TPK. Kenaikan terbesar terjadi pada hotel bintang empat, yakni 7,26 poin persentase, disusul hotel bintang dua sebesar 6,81 poin, bintang satu 6,37 poin dan bintang tiga 1,04 poin.

Selain tingkat hunian kamar, BPS Sumbar juga mencatat rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing dan Indonesia di hotel berbintang pada Juli 2026 sebesar 1,23 malam.

Angka tersebut turun 0,01 malam dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 1,24 malam. RLMT tamu asing justru meningkat dari 1,38 malam menjadi 1,45 malam, sedangkan RLMT tamu Indonesia turun dari 1,23 malam menjadi 1,22 malam.

Di sisi lain, TPK hotel nonbintang pada Juli 2026 tercatat sebesar 19,53 persen. Angka ini turun 2,18 poin persentase dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 21,71 persen.

Data BPS juga menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandara Internasional Minangkabau pada Juli 2026 mencapai 6.377 kunjungan, turun 9,90 persen dibandingkan Juni 2026.

Sementara jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan kabupaten/kota di Sumbar mencapai 2.145.772 perjalanan pada Juli 2026, meningkat 3,11 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (HER)

Tag:

Baca Juga

Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,54 Persen, Pertanian Jadi Penopang Utama
Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,54 Persen, Pertanian Jadi Penopang Utama
BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2025 di wilayah yang tedampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Pascabencana, Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi di Januari 2026
BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau
Kunjungan Wisman ke Sumbar Naik 7,11 Persen di Desember 2025
BPS mencatat jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dan yang datang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada November 2025
Penumpang Angkutan Udara yang Berangkat dan Datang dari BIM Turun di November 2025
BPS mencatat nilai ekspor Sumbar pada Januari–November 2025 sebesar US$2.458,14 juta atau naik sebesar 22,66 persen dibanding periode 2024
BPS: Ekspor Sumbar Januari-November 2025 Capai US$2.458,14 Juta, Naik 22,66 Persen
BPS mencapat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat (Sumbar) melalui pintu masuk BIM adalah sebanyak 6.611 kunjungan.
Kunjungan Wisman ke Sumbar Turun 12,88 Persen pada November 2025