Langgam.id – Pemerintah Kota Padang kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat PAUD, SD, dan SMP sederajat, menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Padang.
Berdasarkan informasi yang dirilis pada Rabu (16/9/2026) pagi, kualitas udara Kota Padang tercatat berada pada angka 904 dan masuk kategori berbahaya, berdasarkan IQAir pada pukul 05.00 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yovi Krislova, mengatakan penerapan PJJ dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik dari dampak buruk kualitas udara.
“Melihat kondisi kualitas udara yang berada pada kategori berbahaya, pembelajaran bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP sederajat dilakukan secara jarak jauh. Ini sebagai upaya menjaga kesehatan anak-anak,” kata Yovi dalam keterangannya.
Ia mengimbau peserta didik tetap mengikuti proses pembelajaran dari rumah melalui perangkat masing-masing selama diliburkan dengan melaksanakan PJJ.
Orang tua juga diharapkan mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran agar kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik meski tidak dilakukan secara tatap muka.
“Peserta didik tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dan kami mengimbau orang tua memberikan pendampingan selama proses PJJ,” ujarnya.
Pemko Padang juga mengajak masyarakat tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kualitas udara masih berada pada kategori berbahaya.
Penerapan PJJ ini berlaku bagi peserta didik tingkat PAUD, SD, dan SMP sederajat di Kota Padang. (HER)






