Lakukan Pengujian, Pemko Padang Klaim 32 Unit EWS Tsunami Berfungsi dengan Baik

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pengujian dan evaluasi berkala terhadap sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) tsunami dan banjir di wilayah Kota Padang, Rabu (26/8/2026).

Hasil pengujian BPBD Kota Padang menunjukkan sebanyak 32 unit EWS tsunami dan enam unit EWS banjir terkonfirmasi aktif serta berfungsi dengan baik.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sistem peringatan dini siap digunakan ketika terjadi kondisi darurat bencana.

“Dari pengujian dan evaluasi yang kami lakukan hari ini, sebanyak 32 unit EWS Tsunami dan 6 unit EWS Banjir terkonfirmasi dalam kondisi aktif dan berfungsi dengan baik,” ujar Hendri.

Pengujian tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 800.1.11.1/52/SPT/BPBD-Pdg.

Untuk EWS tsunami, pengujian dilakukan pada 32 titik strategis yang tersebar di Kota Padang. Lokasinya meliputi kawasan permukiman warga, sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pelabuhan, hingga sejumlah kantor pemerintahan.

Beberapa fasilitas pemerintahan yang menjadi titik pengujian di antaranya Kantor Balai Kota Air Pacah dan Kantor Balai Kota Lama.

Sementara itu, pengujian EWS banjir dilakukan pada enam titik yang berada di kawasan rawan luapan air dan daerah aliran sungai (DAS).

Enam lokasi tersebut yakni Perumahan Lumin Park, Objek Wisata Pemandian Lumin, Gunung Nago, Tabiang Banda Gadang, Kantor Balai Pemuda Ikua Koto, dan Musholla Al-Hikmah Ikua Koto.

Hendri mengatakan pengecekan dilakukan secara menyeluruh, termasuk memastikan modul suara (voice) dan sirene peringatan dini dapat berfungsi secara optimal.

Menurutnya, pengujian secara rutin penting dilakukan mengingat Kota Padang memiliki potensi ancaman bencana tsunami dan banjir.

“Pengujian rutin ini merupakan komitmen BPBD Kota Padang untuk memastikan seluruh peralatan peringatan dini siap siaga demi keselamatan warga dari potensi ancaman bencana,” katanya.

BPBD Kota Padang akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap sistem EWS secara berkala untuk memastikan perangkat tetap dalam kondisi siap digunakan saat dibutuhkan.

Keberadaan sistem peringatan dini tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mempercepat respons ketika terjadi bencana.(HER)

Baca Juga

Sasar UMKM, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan
Sasar UMKM, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan
Pemko Padang Catat 6.139 Anak Tidak Sekolah, Target Zero ATS pada 2029
Pemko Padang Catat 6.139 Anak Tidak Sekolah, Target Zero ATS pada 2029
34,5 Ha Sawah di Padang Rusak Akibat Banjir Bandang, Pemko Usulkan Rehabilitasi
34,5 Ha Sawah di Padang Rusak Akibat Banjir Bandang, Pemko Usulkan Rehabilitasi
Kondisi terkini banjir kanal kota Padang tempat penyelenggaraan cabor dayung di Porprov Sumbar 2026.(Panitia Porprov Sumbar)
Bahas Bersama BWS Sumatera V, Pemulihan Sungai Pascabencana di Padang Dimulai November
Atasi Antrean Solar di Jalan, Pemko Padang Terapkan Sistem Digital di Koto Lalang
Atasi Antrean Solar di Jalan, Pemko Padang Terapkan Sistem Digital di Koto Lalang
Koto Tangah Siapkan 16 Venue untuk MTQ ke-42 Kota Padang
Koto Tangah Siapkan 16 Venue untuk MTQ ke-42 Kota Padang