Pemko Padang Tingkatkan Kapasitas Produksi Sentra Rendang Jadi 160 Kg Sekali Masak

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang berencana meningkatkan kapasitas produksi di Sentra Rendang Kota Padang, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, hingga mencapai sekitar 160 kilogram rendang dalam satu kali proses memasak.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang Feri Erviyan Rinaldy saat mendampingi Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau Komplek Sentra Rendang Kota Padang, Rabu (26/8/2026).

Feri mengatakan, peningkatan kapasitas produksi akan dilakukan melalui penambahan ukuran kuali. Saat ini, satu kuali memiliki kapasitas sekitar 15 kilogram rendang dalam sekali proses memasak.

“Pada 2027 kita akan mengupayakan peningkatan kapasitas menjadi 20 Kg untuk satu kuali. Kita memiliki delapan kamar produksi. Jika satu kamar menggunakan satu kuali berkapasitas 20 Kg, maka kapasitas produksinya bisa mencapai sekitar 160 Kg dalam sekali proses memasak,” ujar Feri.

Dengan delapan kamar produksi yang tersedia, peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendorong Sentra Rendang menjadi fasilitas produksi yang lebih produktif dan mampu mendukung pengembangan usaha pelaku UMKM di Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, keberadaan Sentra Rendang memiliki peran strategis dalam mendukung Program Unggulan (Progul) UMKM Naik Kelas. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan, kewirausahaan, kapasitas produksi, serta pengembangan produk unggulan daerah.

Menurut Fadly, fasilitas Sentra Rendang tidak hanya dapat digunakan untuk memproduksi rendang, tetapi juga terbuka untuk pengembangan berbagai produk UMKM lainnya.

“Kami mengajak warga Kota Padang yang memiliki produk UMKM untuk memanfaatkan fasilitas Sentra Rendang Kota Padang. Pemerintah Kota tidak akan membebani biaya yang besar untuk mencari untung, hanya retribusi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku,” kata Fadly.

Dalam peninjauan tersebut, Fadly juga melihat langsung kondisi sejumlah fasilitas produksi, mulai dari ruang sterilisasi, ruang kemasan primer dan sekunder hingga dapur produksi.

Ia menilai masih terdapat sejumlah fasilitas yang perlu dibenahi, terutama sistem pembuangan udara atau exhaust di dapur produksi.

“Dari hasil peninjauan, kita melihat kondisi dapur cukup panas karena sistem pembuangan udara atau exhaust masih belum memadai. Kita akan segera perbaiki, sehingga kondisi dapur menjadi lebih baik dan proses memasak rendang dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Feri menjelaskan, Sentra Rendang telah siap digunakan sejak 2024. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena masih terdapat sejumlah peralatan dan fasilitas yang membutuhkan dukungan anggaran untuk pemeliharaan.

“Kita akan mengusulkan anggaran untuk perbaikan pembuangan udara atau exhaust, sekaligus penambahan sarana pendukung lainnya, sehingga Sentra Rendang ini dapat dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Pemko Padang menargetkan peningkatan kapasitas tersebut tidak hanya memperbesar volume produksi, tetapi juga memperkuat fungsi Sentra Rendang sebagai pusat pengembangan produk UMKM dan mendukung pelaku usaha agar mampu naik kelas.(HER)

Baca Juga

UMKM Naik Kelas, Wako Padang Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Fasilitas Sentra Rendang
UMKM Naik Kelas, Wako Padang Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Fasilitas Sentra Rendang
Maulid Nabi di Masjid Raya Teluk Bayur, Fadly Amran: Pemko Perkuat Digitalisasi Pembelajaran di Masjid dan Musala
Maulid Nabi di Masjid Raya Teluk Bayur, Fadly Amran: Pemko Perkuat Digitalisasi Pembelajaran di Masjid dan Musala
PUPR Padang Lakukan Penambalan Sejumlah Ruas Jalan
PUPR Padang Lakukan Penambalan Sejumlah Ruas Jalan
Wako Padang Kukuhkan Mufti Ulama Nagari Bungus
Wako Padang Kukuhkan Mufti Ulama Nagari Bungus
Pemko Padang Gerak Cepat Bantu Lansia Sakit di Air Pacah
Pemko Padang Gerak Cepat Bantu Lansia Sakit di Air Pacah
Anggota DPR Dorong Pemko Padang Percepat Pemenuhan Lahan SPAM Palukahan
Anggota DPR Dorong Pemko Padang Percepat Pemenuhan Lahan SPAM Palukahan