Sumbar Kembali Kirim 2,03 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT

Langgam.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Barat kembali menyalurkan bantuan rendang sebanyak 2,03 ton untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa.

Bantuan tersebut dikirim, melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Labuan Bajo, Minggu (23/8/2026).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Edral Pratama mengatakan, rendang tersebut merupakan bantuan yang dikumpulkan dari organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha, dan masyarakat Sumbar.

“BPBD Sumbar telah mengirim bantuan rendang dari seluruh OPD, badan usaha, serta masyarakat Sumbar ke Bandara Labuan Bajo sebanyak 2,03 ton,” kata Edral Minggu (23/8/2026).

Kata Edral, bantuan tersebut diperkirakan tiba di Labuan Bajo pada Senin (24/8/2026). “Insyaallah bantuan tersebut akan sampai pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2026,” ujarnya.

Setelah tiba di NTT, bantuan rendang tersebut rencananya diserahkan kepada warga terdampak bencana. Penyerahan bantuan dijadwalkan dilakukan Gubernur Sumbar Mahyeldi pada Selasa (25/8/2026).

“Insyaallah akan diserahkan oleh Bapak Gubernur pada hari Selasa tanggal 25 Agustus 2026,” katanya. 

Sebelumnya, bantuan rendang 3,6 ton rendang melalui Gebu Minang Sumatera Barat bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar. (fix)

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok