Langgam.id – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, sedikit mengalami penurunan. Berdasarkan pemantauan harga Dinas Perkebunan Pasaman Barat, harga TBS tertinggi pada Kamis (20/8/2026) tercatat Rp3.942,33 per kilogram.
Harga tersebut menjadi harga tertinggi dari keseluruhan perusahaan yang dipantau pemerintah daerah. Harga itu sedikit turun dari minggu sebelumnya yang mencapai Rp4.045 per kilogram.
Sementara itu, harga TBS terendah tercatat Rp3.190 per kilogram. Adapun harga brondolan ditetapkan sebesar Rp3.750 per kilogram di PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM).
Dari daftar harga yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat, terdapat sejumlah perusahaan yang menetapkan harga TBS untuk mitra plasma, swadaya, maupun nonmitra.
Untuk mitra plasma, harga Rp3.942,33 per kilogram antara lain tercatat di PT Bina Tani Nusantara (BTN), PT Agrowiratama, PT Gersindo, PT Andalas Agro Industri (AAI), dan PT Laras Internusa (LIN).
Sementara untuk mitra swadaya, harga tertinggi juga mencapai Rp3.942,33 per kilogram, yakni pada PT Rimbo Panjang Sumber Makmur dan PT Gunung Sawit Abadi.
Adapun harga untuk petani nonmitra bervariasi. Harga Rp3.445 per kilogram tercatat di PT Gunung Sawit Abadi, sedangkan harga Rp3.400 per kilogram tercatat di PTPN IV Regional IV.
Beberapa perusahaan lainnya menetapkan harga nonmitra di kisaran Rp3.290 hingga Rp3.375 per kilogram.
Harga tersebut merupakan hasil pemantauan harga TBS harian yang dilakukan Dinas Perkebunan Kabupaten Pasaman Barat.
Dengan harga tertinggi yang masih berada di level Rp3.942,33 per kilogram, pergerakan harga TBS menjadi salah satu perhatian penting bagi petani sawit di daerah tersebut, mengingat sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan utama Pasaman Barat.
Pemerintah daerah melalui pemantauan harga secara berkala berupaya memberikan informasi mengenai perkembangan harga TBS kepada petani, termasuk perbedaan harga berdasarkan status kemitraan dan perusahaan pembeli.
Untuk Kamis (20/8/2026), harga TBS tertinggi tercatat Rp3.942,33 per kilogram, harga terendah Rp3.190 per kilogram, sedangkan harga brondolan berada di level Rp3.750 per kilogram. (HER)



