Langgam.id – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi melepas 345 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama satu bulan di Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah. Pelepasan berlangsung di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas kontribusi UIN Imam Bonjol dalam mendukung pembangunan daerah melalui program KKN. Menurutnya, percepatan pembangunan Kota Padang membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol. Kehadiran adik-adik sekalian sangat berarti bagi kami, karena sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi guna mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya,” ujar Maigus, dikutip Selasa (21/7/2026).
Ia meminta para mahasiswa mengintegrasikan program kerja KKN dengan salah satu Program Unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah memetakan masjid di lokasi pengabdian serta menghidupkan kembali aktivitas generasi muda melalui pembentukan “Remaja Masjid Reborn”.
“Kami mengharapkan mahasiswa dapat memetakan masjid-masjid di lokasi pengabdian dan mendirikan ‘Remaja Masjid Reborn’ sebagai bagian dari program Smart Surau. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda, termasuk melatih kemampuan mereka dalam mengelola berbagai kegiatan positif,” katanya.
Maigus juga berpesan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat selama menjalankan KKN. Ia meminta para lurah menerima dan membimbing mahasiswa layaknya keluarga sendiri agar pelaksanaan pengabdian berjalan dengan baik.
“Jangan ada jarak dengan masyarakat, anggap lokasi KKN sebagai kampung sendiri dan anggap warga sebagai orang tua sendiri. Untuk para lurah, tolong terima mereka dengan hangat sebagai anak, bukan sekadar sebagai adik,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Masmuni Mahatma, mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat.
“Jaga nama baik almamater kampus. Ingat, almamater bukan sekadar identitas fisik, melainkan ada pesan moral dan amanat besar di dalamnya yang harus dijaga dengan perilaku yang baik,” ujarnya.
Program KKN UIN Imam Bonjol Padang berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 345 mahasiswa ditempatkan di 22 kelurahan yang tersebar di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah untuk melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat. (HER)






