Langgam.id – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau memprakirakan kawasan rawan bencana Gunung Marapi berpotensi diguyur hujan mulai Minggu (19/7/2026) siang hingga Senin (20/7/2026) pagi.
Kondisi tersebut diperkirakan terjadi di sejumlah kecamatan di lereng Gunung Marapi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang berlaku Minggu pukul 10.00 WIB hingga Senin (20/7/2026) pukul 07.00 WIB, hujan berpotensi terjadi pada rentang siang, sore, hingga malam, sebelum intensitasnya berangsur menurun pada dini hari hingga pagi.
Wilayah yang masuk dalam pemantauan prakiraan cuaca meliputi, Kecamatan Banuhampu, Candung, Sungai Pua, Ampek Angkek, Baso, Salimpaung, Sungai Tarab, Lima Kaum, Pariangan, hingga kawasan Puncak Gunung Marapi.
BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar lereng dan aliran sungai berhulu Gunung Marapi, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini yang diperbarui secara berkala.
“Selalu waspada dan jangan lupa melakukan pembaruan informasi cuaca secara berkala,” tulis BMKG dalam unggahan peringatan dini cuaca wilayah Sumbar, Minggu (19/7/2026).
Selain itu, masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca, melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana. (WAN)




