Langgam.id – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya kembali menunjukkan variasi pada Sabtu (18/7/2026). Berdasarkan pembaruan Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, harga tertinggi TBS mencapai Rp3.912 per kilogram, sedangkan harga rata-rata berada di angka Rp3.423 per kilogram.
Harga tertinggi tersebut ditetapkan oleh PT AWB (harga Disbun) sebesar Rp3.912 per kilogram. Sementara harga terendah tercatat di PT Incasi Pangian, yakni Rp3.240 per kilogram, sehingga terdapat selisih harga sebesar Rp672 per kilogram.
Selain itu, harga brondolan sawit tercatat sebesar Rp3.700 per kilogram di PT DSL.
Untuk harga TBS nonmitra, PT HKI dan PT DL sama-sama membeli TBS dengan harga Rp3.430 per kilogram. Disusul PT DSL Rp3.410 per kilogram, PT SMP Rp3.290 per kilogram, PT Sakti Timpeh Rp3.255 per kilogram, dan PT Incasi Pangian Rp3.240 per kilogram.
Sementara pada kategori mitra, PT AWB tetap menjadi perusahaan dengan harga pembelian tertinggi, yakni Rp3.912 per kilogram. PT HKI dan PT DL masing-masing Rp3.430 per kilogram, PT DSL Rp3.410 per kilogram, PT SMP Rp3.290 per kilogram, PT Sakti Timpeh Rp3.255 per kilogram, dan PT Incasi Pangian Rp3.240 per kilogram.
Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya mencatat seluruh delapan pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di daerah tersebut telah melaporkan harga pembelian TBS per pukul 08.00 WIB. Namun, dua PKS dilaporkan tidak menerima buah dari masyarakat pada hari itu.
Data harga harian ini diharapkan menjadi acuan bagi petani dalam memantau perkembangan harga TBS sekaligus memberikan gambaran kondisi pasar kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya. (HER)



