Langgam.id – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat mengalami penurunan pada pembaruan harga harian Senin (29/6/2026). Meski demikian, harga tertinggi masih bertahan di atas Rp3.700 per kilogram dan dibayarkan kepada petani mitra.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Kominfo Pasaman Barat, harga TBS tertinggi tercatat sebesar Rp3.754,06 per kilogram, sedangkan harga terendah berada di angka Rp3.085 per kilogram. Untuk harga brondolan, PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) masih mempertahankan harga Rp3.600 per kilogram.
Dibandingkan pembaruan harga sebelumnya, harga tertinggi turun sekitar Rp35,05 per kilogram dari posisi Rp3.789,11 per kilogram menjadi Rp3.754,06 per kilogram. Sementara itu, harga terendah juga melemah dari Rp3.160 per kilogram menjadi Rp3.085 per kilogram atau turun Rp75 per kilogram.
Penurunan harga ini menunjukkan adanya koreksi di sejumlah perusahaan, meski sebagian pabrik masih mempertahankan harga yang kompetitif bagi petani.
Pada kategori petani nonmitra, harga tertinggi tercatat di PTPN IV Regional IV sebesar Rp3.400 per kilogram, disusul PT Usaha Sawit Mandiri (USM) Rp3.369 per kilogram dan PT Gunung Sawit Abadi (GSA) Rp3.365 per kilogram. Sementara harga terendah dibayarkan PT Bina Tani Nusantara (BTN) sebesar Rp3.085 per kilogram.
Untuk petani mitra plasma dan mitra swadaya, harga Rp3.754,06 per kilogram masih menjadi acuan tertinggi yang diterapkan sejumlah perusahaan, termasuk PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM).
Secara umum, harga TBS sawit di Pasaman Barat masih berada pada level yang cukup baik meski mengalami penurunan dibandingkan pembaruan sebelumnya. Petani berharap harga kembali menguat seiring membaiknya harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global. (HER)



