Ombudsman Soroti Website SPMB Padang Eror, Berpotensi Maladministrasi

Ombudsman Soroti Website SPMB Padang Eror, Berpotensi Maladministrasi

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)

Langgam.id – Ombudsman RI Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar), menyoroti gangguan atau eror yang berulang terjadi pada website Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMP di Kota Padang tahun ajaran 2026/2027. 

Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, Senin (22/6/2026), website SPMB dilaporkan mengalami eror sehingga tidak dapat diakses oleh calon peserta didik maupun orang tua. 

Lalu di hari kedua, Selasa (23/6/2026), kendala yang dialami orang tua calon peserta didik adalah tidak seluruh jalur pendaftaran muncul pada laman yang disediakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi, mengatakan persoalan yang terjadi sangat disayangkan karena pelaksanaan pendaftaran secara daring bukanlah hal baru bagi Pemerintah Kota Padang.

Menurutnya, permasalahan server yang menjadi penyebab utama gangguan seharusnya sudah dapat diantisipasi melalui berbagai uji coba sistem sebelum proses pendaftaran dimulai.

“Kami cukup menyesalkan kejadian ini karena terus berulang. Seharusnya ada pengujian terhadap sistem yang telah dibuat sehingga benar-benar siap digunakan saat pendaftaran dibuka,” kata Adel kepada Langgam.id, Selasa (23/6/2026). 

“Ini juga berkaitan dengan semangat literasi digital masyarakat. Tentu masyarakat menjadi bingung, apalagi menyangkut masa depan pendidikan anak mereka,” sambungnya.

Adel berharap Pemerintah Kota Padang, khususnya Disdikbud, dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut dan memastikan gangguan serupa tidak kembali terjadi pada masa mendatang.

Ia menegaskan, pelaksanaan SPMB secara daring telah berlangsung selama beberapa tahun, sehingga seharusnya terdapat pembelajaran dan evaluasi yang cukup untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis.

“Karena sudah berulang kali dilaksanakan, seharusnya ada pembelajaran dari tahun ke tahun dalam menangani program-program seperti ini,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan SPMB dimulai, Ombudsman Sumbar juga telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang guna melihat kesiapan pelaksanaan penerimaan murid baru tersebut.

Dari hasil pemantauan Ombudsman, terdapat dua faktor utama yang kerap menjadi sumber persoalan dalam pelaksanaan SPMB, yakni jaringan internet dan kapasitas server. 

Dalam kasus yang terjadi saat ini, Adel menilai persoalan lebih mengarah pada gangguan server yang pengelolaannya berada di bawah kendali Disdikbud Kota Padang.

“SPMB ini biasanya hanya menghadapi dua persoalan, yaitu jaringan dan server. Kalau kondisi saat ini memang server yang bermasalah,” jelasnya.

Ombudsman, lanjut Adel, akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB dan mendesak Disdikbud Kota Padang untuk segera memperbaiki sistem pendaftaran daring yang dikeluhkan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa temuan Ombudsman nantinya dapat mengarah pada dugaan maladministrasi apabila terbukti terdapat pelayanan yang merugikan masyarakat.

“Dalam temuan kami nanti bisa saja mengarah kepada maladministrasi karena telah merugikan masyarakat. Sistem mengalami error, kemudian ada jalur pendaftaran yang muncul dan ada yang tidak. Tentu kondisi ini merugikan masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya,” tegasnya. (WAN) 

Baca Juga

Website SPMB untuk SMP di Padang Masih Eror Hari Kedua Pendaftaran
Website SPMB untuk SMP di Padang Masih Eror Hari Kedua Pendaftaran
Fakta Hari Pertama SPMB untuk SMP di Padang: dari Website Eror hingga Pendaftaran Diperpanjang
Fakta Hari Pertama SPMB untuk SMP di Padang: dari Website Eror hingga Pendaftaran Diperpanjang
SPMB tahun ajaran 2025/2026 dimulai pada Senin (16/6/2025). Tahapan pertama dimulai dengan pra pendaftaran bagi calon siswa SMP
SPMB untuk SMP di Padang 2026, Kuota Penerimaan Capai Lebih 11 Ribu Siswa
Website Sempat Eror, Pendaftaran SPMB di Padang Diperpanjang hingga 25 Juni 2026
Website Sempat Eror, Pendaftaran SPMB di Padang Diperpanjang hingga 25 Juni 2026
Disdikbud Padang Beberkan Website SPMB Sempat Tidak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya 
Disdikbud Padang Beberkan Website SPMB Sempat Tidak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya 
Hari pertama pendaftaran tahap I Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD negeri di Padang tahun 2024 sudah mulai ramai calon siswa
Ombudsman Sumbar Ajak Masyarakat Aktif Awasi SPMB 2026, Laporkan Dugaan Pelanggaran