Website SPMB Tidak Bisa Diakses, Orang Tua Murid Geruduk Disdikbud Padang 

Orang tua murid pendaftaran online SPMB mendatangi Kantor Disdikbud Kota Padang.(Langgam.id/Buliza Rahmat)

Orang tua murid pendaftaran online SPMB mendatangi Kantor Disdikbud Kota Padang.(Langgam.id/Buliza Rahmat)

Langgam.id – Sejumlah orang tua calon peserta didik mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang untuk meminta kejelasan terkait website Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB yang tidak dapat diakses di hari pertama pendaftaran.

Sejak Senin (22/6/2026) pagi, sejumlah orangtua terlihat mendatangi kantor Disdikbud. Mereka mengaku khawatir anak-anak mereka tidak dapat mengikuti proses pendaftaran akibat website yang sulit diakses sejak pembukaan pendaftaran.

Salah seorang wali murid, Dina (41), mengaku telah berusaha mengakses laman pendaftaran sejak dini hari. Namun hingga pagi hari, sistem tetap tidak dapat digunakan.

“Saya sudah coba buka websitenya dari tadi, tapi tidak bisa-bisa. Katanya pendaftaran dibuka pukul 02.00 WIB dini hari. Saya coba akses. Ini sejak jam 08.00 WIB juga tidak bisa,” katanya.

Karena khawatir anaknya kehilangan kesempatan mendaftar, Dina memutuskan datang langsung ke kantor dinas untuk meminta penjelasan.

“Saya datang kesini (Disdikbud) mau tanya langsung kenapa akses web tidak bisa. Sudah saya chat ke WhatsApp pengaduan dinas, tapi tidak di respon,” ungkapnya.

Menurutnya, petugas yang ditemui hanya menjelaskan bahwa sistem mengalami kepadatan akses karena tingginya jumlah pendaftar yang masuk secara bersamaan.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum mampu menghilangkan kekhawatiran para orangtua. Pasalnya, masa pendaftaran SPMB hanya berlangsung selama dua hari sehingga mereka takut terlambat mengajukan pendaftaran.

Dina menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi apabila sistem pendaftaran daring mengalami gangguan.

“Kalau memang seperti ini sistem online, buka saja lagi pendaftaran langsung di sekolah. Paling tidak kami tidak cemas. Apalagi sebagian orangtua masih kesulitan dengan pendaftaran online,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Rani P. (31), warga Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan. Ia mengaku telah berulang kali mencoba mengakses sistem pendaftaran sejak pagi, namun tetap gagal masuk ke laman yang dituju.

“Sudah berkali-kali coba akses pendaftaran online, tapi tidak bisa masuk. Tombol daftar di website ditekan tidak bisa. Sudah saya coba sejak pagi. Ini sudah mau siang, belum bisa juga,” katanya.

Merasa tidak memperoleh kepastian, Rani akhirnya mendatangi Kantor Disdikbud Kota Padang untuk meminta penjelasan langsung.

“Akhirnya saya datang ke sini mencari kejelasan supaya akses pendaftaran online ini bisa jalan lagi. Jadi tidak susah lagi. Saya sudah cemas sejak pagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 pada 22 Juni 2026. Pendaftaran untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juni 2026.

Untuk jenjang SMP, proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui sistem yang telah disiapkan Disdikbud Kota Padang. Sementara hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 26 Juni 2026. (fix)

Baca Juga

Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi
Pemerintah Kota menganggarkan pengadaan vidoetron untuk rumah dinas Wali Kota Padang Fadly Amran
Pemko Padang Anggarkan Rp354 Juta untuk Videotron di Rumah Dinas Fadly Amran
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Tinjau Sekolah Rakyat di Padang, Ombudsman RI Minta Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
Tinjau Sekolah Rakyat di Padang, Ombudsman RI Minta Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
Gubernur Sumbar menghadiri penanaman pohon Andalas di Unand. (Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar)
Tanam Pohon Andalas di Kampus Unand Bareng Kakak Presiden Prabowo, Mahyeldi: Menjaga Warisan dan Merawat Alam!