Langgam.id – Aktivitas olahraga pagi saat Car Free Day (CFD) di kawasan GOR Haji Agus Salim Padang, tetap ramai meski area stadion telah ditutup untuk persiapan rekonstruksi.
Pantauan Langgam.id pada Minggu (21/6/2026), ratusan warga masih memadati kawasan sekitar GOR Haji Agus Salim Padang sembari berolahraga, jalan santai bersama keluarga, hingga berbelanja di lapak pedagang yang masih beroperasi di sekitar area luar stadion.
Jalan masuk ke kawasan GOR tampak ditutup menggunakan portal dan dijaga petugas keamanan. Meski akses ke dalam kawasan stadion sudah dibatasi, aktivitas masyarakat tetap berlangsung di sepanjang ruas Jalan Sudirman, Rasuna Said dan area sekitar GOR Haji Agus Salim.
Sementara itu, aktivitas pedagang terlihat jauh berkurang. Sebelum ditutup, area di dalam kawasan GOR Haji Agus Salim Padang dipenuhi pedagang kaki lima yang berjualan di berbagai titik.
Kini, aktivitas masyarakat lebih banyak terpusat di jalur pejalan kaki dan area luar stadion yang masih dapat diakses selama pelaksanaan CFD.
Seorang warga, Lina (33), mengaku penutupan kawasan GOR Haji Agus Salim Padang tidak menghambat aktivitas olahraganya setiap akhir pekan. Menurutnya, masyarakat masih dapat berolahraga di kawasan sekitar yang tersedia.
“Tidak mengganggu aktivitas olahraga. Kami masih bisa jalan santai di Jalan Sudirman. Saya juga mendukung rekonstruksi GOR Haji Agus Salim karena tujuannya untuk perbaikan yang lebih bagus daripada sebelumnya,” katanya saat ditemui Langgam.id
Lina berharap ke depan, kawasan GOR Haji Agus Salim Padang nantinya dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang lebih nyaman bagi masyarakat. Karena keberadaan taman, tempat duduk santai, hingga lokasi khusus untuk pedagang kaki lima perlu menjadi perhatian dalam proses penataan.
“Kalau bisa nanti ada taman, tempat duduk untuk istirahat setelah olahraga, dan area khusus bagi pedagang supaya lebih tertata,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga lain, Tari Novela (30). Ia menilai rekonstruksi GOR Agus Salim Padang menjadi momentum untuk menghadirkan kawasan olahraga yang lebih rapi dan ramah bagi masyarakat.
Ia berharap setelah proses rekonstruksi selesai, kawasan GOR Haji Agus Salim Padang tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga berkembang sebagai ruang terbuka hijau yang nyaman dan tertata rapi bagi warga Kota Padang.
“Akan lebih bagus kalau dibuat taman dan tempat duduk untuk masyarakat yang ingin bersantai setelah olahraga. Selain itu, pedagang juga perlu ditata sehingga tidak berserakan seperti sebelumnya,” tuturnya. (WAN)





